Beranda » Slave » FF\ KYUMIN | SLAVE | GS

FF\ KYUMIN | SLAVE | GS

Angin kencang yang berhembus deras di atap rumah sakit itu menerjang apapun untuk ikut bergoyang bersamanya, tak terkecuali dengan dua sosok yang kini tengah berada di atap rumah sakit itu.

Yeoja yang sedari tadi menatap pemandangan kota di dekat pagar pembatas kini mulai membalikkan badannya dan memandang intens sosok yang sedari tadi duduk di kursi roda.

Sebenarnya namja itu bosan, sudah tiga jam mereka berada di atap rumah sakit ini dan tak melakukan apapun. Namja itu tak bisa berbuat apa-apa saat udara dingin mulai menusuk tukangnya malah seperti membekukan semua organ tubuhnya dan namja itu tak bisa protes karena dirinya memang tak bisa melakukan itu, lumpuh sementara waktu.

Yeoja itu? tentu saja yeoja itu melakukan hal yang membuatnya senang sampai lupa waktu jika dirinya sudah berdiri selama tiga jam di tempat ini.

Yeoja itu tersenyum kecil saat mendapatkan tatapan tajam namja yang berada sekitar dua meter di hadapannya. Tatapan namja lemah itu tak membuatnya gentar, malah yeoja itu semakin melukiskan senyuman menggodannya.

Perlahan yeoja yang berdiri dipagar pembatas  atap rumah sakit itu melangkah mendekati namja yang duduk di kursi roda itu. Setelah dekat, yeoja itu menjongkokkan dirinya agar sejajar dengan tubuh namja itu.

Lagi-lagi Yeoja itu tersenyum mendapati tatapan tajam namja di hadapannya. Dengan perlahan yeoja itu mengusap pipi tirus namja itu dengan lembut.

“Kita akan segera pulang, Kyunnie―” yeoja itu sekali lagi menyeringai setelah mengatakan kalimat akan sedikit godaan di dalamnya.

.

~oOo~

.

Slave

.

Presented by Melani KyuminElfSha

.

Chapter :: 1

.

KyuMin FanFiction

.

Genre :: Romance, hurt, drama.

.

Rate :: M

.

Warning :: GS, Tak sesuai EYD. Typo (s) mengingat saya ratunya typo.

.

Disclaimer :: KyuMin milik Tuhan, Orang tua mereka, Super Junior, Elf, SparKyu, Pumpkins, Joyer. Dan Saya hanya pinjam nama mereka ^^

.

~oOo~

.

“Minnie-ah~ dari mana saja kau?” yeoja paruh baya yang memasang raut khawatir segera mendekat pada dua sosok yang baru memasuki ruangan rawat inap itu.

“Mianhae umma. Tadi Minnie hanya membawa Kyunnie jalan-jalan keatap. Minnie tahu Kyunnie sedang bosan di sini, jadi Minnie mengambil inisiatif membawa Kyunnie jalan-jalan” yeoja itu menjelaskan seraya memeluk leher namja yang duduk di kursi roda itu.

“Umma kira kalian ke mana. Apa kalian sudah siap?” yeoja paruh baya itu kembali bertanya.

“Eum! Tentu saja. Bahkan Kyunnie tak sabar ingin pulang” jawab yeoja itu dan makin mengeratkan pelukannya di leher namja yang terkesan tak bisa apa-apa. “Bukan begitu ―kyunnie?” yeoja itu menyambung kalimatnya dan mulai mengecup pipi namja itu dari belakang.

Namja itu hanya merespon dengan mengerjapkan mata beberapa kali.

Yeoja paruh baya yang sedari tadi berada di hadapan mereka hanya tersenyum. “Umma beruntung Minnie ada di sini” yeoja paruh baya itu mulai membuka suaranya.

“Umma~ Jangan mulai lagi” rengek yeoja yang masih memeluk leher namja itu.

“Iya Minnie. Umma akan diam. Ayo cepat bersiap, sebentar lagi kita pulang” yeoja paruh baya itu mulai membalikkan badannya dan bergegas menuju ranjang, mengemasi barang-barangnya.

.

.

Namja itu kini duduk di atas kasur seraya menyandarkan punggungnya di sandaran ranjang. Sedari tadi matanya bergerak-gerak liar, sepertinya namja itu merasa tertekan! Jelas saja tertekan, di atas paha namja itu kini tengah duduk dengan santainya seorang yeoja yang sedari tadi menemaninya.

“Eungh~” yeoja itu mengeratkan pelukannya pada perut namja itu dan makin melesakkan kepalanya di dada itu.

Hening~

Jelas saja! Mereka berdua sibuk dengan pikiran masing-masing.

Yeoja itu mulai mendongak saat merasakan detak jantung yang sedari tadi di dengarnya kini bergetar tak karuan.

“Kyunnie gugup, hm?” yeoja itu sedikit mengerling nakal pada mata yang kini balas menatap matanya.

“Hmm~ sudah jam Sembilan malam. Berarti sudah tiga jam kita dalam posisi begini. Baiklah!” yeoja itu perlahan bangkit dari duduknya dan mulai membantu namja itu agar berbaring dengan benar.

Namja hanya pasrah dan membiarkan tangan mungil itu berbuat sesukannya pada tubuhnya.

“Sekarang waktunya tidur” yeoja itu berujar senang seraya mulai berbaring di sebelah namja itu, menyelimuti tubuh mereka dengan satu selimut dan mendekap tubuh lemah itu erat.

“Eungh~ hangat sekali” yeoja itu mengesekkan kepalanya lembut di dada bidang itu.

“Kyuuh~” yeoja itu mendongak dan menatap wajah namja di sebelahnya. Benar saja, namja itu sama sekali belum menutup matanya dan lebih memilih memandangi langit-langit kamar mereka.

Yeoja itu tersenyum. “Kyunnie belum tidur, apa tak bisa tidur?” yeoja itu bertanya lirih, tetapi namja itu hanya menjawab dnegan kerjapan mata.

“Kyuuh~” tangan yang sedari tadi memeluk pinggang namja itu kini beralih menarik kedua pipi tirus itu agar menatap matanya.

Yeoja itu tersenyum saat mata namja itu mulai menatapnya, ya walau dengan tatapan tak suka. “Aku tahu bagaimana caranya agar Kyunnie bisa tidur” yeoja itu kembali tersenyum sekilas sebelum mendekatkan wajahnya ke wajah tirus itu -menangkap dengan lembut bibir pucat namja itu dengan bibirnya.

Chu~

Yeoja itu meringis saat lagi-lagi mendapati kenyataan bahwa tak ada balasan di sana.

Tapi yeoja itu tak menyerah, dengan perlahan bibir yeoja itu bergerak di atas bibir namja itu. Awalnya memang perlahan, tapi lama-kelamaan aktivitas bibir itu menjadi sedikit liar.

“Hiks―” pergerakan bibir yeoja itu terhenti dan berganti dengan isakan tangis. Yeoja itu perlahan melepaskan kecupannya dan memandangi wajah namja itu dengan mata basahnya.

“Hiks― Kyuuuh~ Cintai aku Kyu~ jebal” suara yeoja itu terdengar perih saat mengatakan kalimat permohonan itu.

“Hiks” yeoja itu makin sesegukan saat tak mendapatkan jawaban apapun dari sana. Dengan cepat di peluknya lagi tubuh namja jangkung itu.

“Aku akan melakukan apapun agar kau mencintaiku, Kyu. Jangan salahkan aku jika aku menempuh jalan hina untuk membuatnya menjadi benar-benar terjadi” yeoja itu berujar saraya mengeratkan pelukannya di pinggang namja itu.

.

.

*Flash back*

Lee Sungmin mematut dirinya sekali lagi pada cermin besar itu. “Sempurna” ujar Sungmin saat mengetahui dirinya benar-benar cantik setelah melakukan sedikit polesan pada wajahnya.

“HAH~” dengan satu tarikan nafas, Sungmin mulai beranjak dari duduk dan melangkah keluar ruangan.

.

.

Semua mata tertuju pada dua sosok yang baru saja menjejakkan kaki mereka di ruangan pesta itu. tak sedikit yeoja yang berbisik membicarakan dua sosok bak malaikat itu.

“Woah, Kibum dan Sungmin sudah datang” namja yang sedari tadi duduk di deretan kursi tempat di jajakannya wine ikut membuka suara.

Namja di sebelahnya hanya bisa mengeryitkan dahi. “Kibum? Nugu?” Tanya namja itu.

“Kibum dan Sungmin. Sosok yang sangat di incar namja manapun untuk mendapati tubuh mereka” jawab namja tinggi besar itu.

“Hmm! Kau mengincar mereka?” Tanya namja tirus itu.

“Iya. Aku mengincar Kibum, Kyu. Dia benar-benar membuatku selalu ‘bangun’ saat memikirkannya, aish” namja tinggi besar itu mendesar frustasi seraya meneguk minumannya cepat.

“Itu kau saja yang mesum, Siwon hyung” ejek namja yang di panggil Kyu tadi.

“Bukan Kyu, tapi dia memang benar-benar membuatku ‘semangat’ walau dalam keadaan apapun, aku menginginkannya~” namja bernama Siwon itu mendesah frustasi dan menenggelamkan wajahnya di meja itu.

Kyuhyun mendegus saat menatap tingkah Siwon –hyungnya yang seperti orang gila saat menceritakan tentang yeoja bernama Kibum itu.

“Pelacur seperti mereka kenapa membuatmu frustasi begitu? Benar-benar menjijikkan” ujar Kyuhyun sarkastik.

Siwon menegakkan kepalanya dan beralih memandangi Kyuhyun. “YA! Mereka bukan pelacur Kyu! Mereka wanita baik-baik” jawab Siwon. Namja itu sedikit mengeraskan suaranya saat suara musik terus menggema di sekitar ruangan.

Kyuhyun menyeringai dan kembali menatap dua yeoja tadi. kini mereka tak sediri, sudah ada sekitar empat namja yang menghampiri mereka. Kyuhyun makin mengembangkan seringaiannya.

“Itu yang kau bilang bukan pelacur? Wajah mereka yang sok ramah begitu benar-benar menjijikkan. Kau malah mengincar mereka” Kyuhyun mengalihkan tatapannya dan mulai menyesap lagi wine dari gelas itu.

Siwon mengalihkan tatapan kearah Kibum dan Sungmin. “Kau salah Kyu. Mereka bukan pelacur. Malah menurut berita yang dapat di percaya, mereka bahkan belum pernah berciuman” ujar Siwon seraya terus menatap Kibum yang duduk di sudut ruangan bersama Sungmin dan empat namja lain.

Kyuhyun mendengus lagi. “Ya sudah! Kau tinggal mencari nomor ponselnya lalu menghubunginya, lalu kau katakan jika kau menyukainya. Nah! Setelah itu kau katakana juga jika kau ingin menyesap bibirnya agar menjadi yang pertama, setelah itu kau bisa mengajaknya ke hotel dan―”

“YA!!” ucapan Kyuhyun terputus saat Siwon berteriak di sampingnya. “Mereka bukan yeoja seperti itu, BABO!” maki Siwon.

Kyuhyun mencibir saat mendapati teriakan Siwon. “Terserah kau saja. Asal kau tahu, semua orang yang berada di sini pasti menginginkan sesuatu, dan aku yakin jika yeoja dengan pakaian sok elegan seperti mereka pasti menginginkan uang dari ahjussi belang” ujar Kyuhyun panjang lebar.

“Kau itu tak tahu apa-apa Kyu. Kau selalu menilai semua yeoja dari luarnya. Kau payah” ejek Siwon.

“Terus saja kau bela Kibum mu itu” Kyuhyun lagi-lagi berujar meremehkan seraya menyesap lagi winenya.

.

ooo()ooo

.

Sungmin dan Kibum saling melempar senyum saat empat orang namja itu pamit dari hadapan mereka. Dua yeoja itu kembali duduk.

“Membosankan” Kibum menggoyang-goyangkan gelas winenya dengan lembut. Sedangkan Sungmin hanya tersenyum.

“Kalau membosankan kau bisa membidik namja manapun yang ada di sini. Kau mau yang itu, yang itu atau yang itu” Sungmin mengarahkan telunjuknya kepada namja yang berada di sekitar ruangan.

Kibum tersenyum. “Aku ada satu Minnie. Kau mau tahu orangnya?” Kibum bertanya dan sontak Sungmin menganggukkan kepala.

Kibum mendekatkan bibirnya ketelinga Sungmin dan membisikkan sesuatu. “Kau lihat arah jam 12” titah Kibum. Sungmin segera mengalihkan tatapannya dan mendapati dua namja sedang memunggungi mereka

“Ne. . .” jawab Sungmin.

“Punggung atletis itu, yang di sebelah kanan” bisik Kibum lagi.

Sungmin mangut-mangut saat melihat punggung itu. “Kau hebat memilih Bummie-ah” ujar Sungmin.

“Tentu! Tapi― aku tak bisa mendekatinya. Menurut berita yang aku dengar, dia itu incaran yeoja-yeja kaya dan cantik. Hancur sudah” Kibum menundukkan kepalanya.

Sungmin tersenyum. “Siapa bilang?” Sungmin bangkit dari duduk dan segera menyambar lengan Kibum.

“YA! Kau mau kemana?” Kibum panik saat tangan mungil itu membimbingnya melangkah mendekati dua namja itu.

“Ya~” Kibum makin panik saat punggung itu sudah sangat dekat.

“Annyeong” suara ramah Minnie terdengar dan membuat Siwon –pemilik punggung itu reflex membalikkan badan, Kyuhyun yang duduk di sebelahnya tampak tak mengubris suara sapaan itu, lebih memilih meminum winenya.

“Annyeong” Siwon balas menyapa.

Sungmin tersenyum dan mengulurkan tangannya. “Lee Sungmin” ujar Sungmin ramah, Siwon menyambut uluran tangan  Sungmin dan menjabatnya. “Siwon, Choi Siwon” ujarnya.

Sungmin segera melepaskan pangutan tangan mereka dan beralih menyodorkan tubuh Kibum kehadapan Siwon.

Siwon tersenyum saat melihat Kibum yang menunduk dalam. Aksi malu-malunya membuat Siwon benar-benar tak tahan.

“Choi Siwon” Siwon mengulurkan tangannya tepat di hadapan Kibum, Kibum sedikit terlonjak dan menatap tangan itu sebentar sebelum menyambut uluran tangan itu. “Kibum, Kim Kibum” ujarnya setengah berbisik, Kibum dapat merasakan jika wajahnya semerah tomat sekarang.

Sungmin yang sedari tadi menatap tingkah dua sejoli itu hanya tersenyum. Tapi senyuman Sungmin mendadak menguap saat matanya menangkap bayangan namja yang duduk di samping Siwon.

“Kyu―” cicit Sungmin tanpa melepas tatapannya dari punggung angkuh itu. sontak Siwon dan Kibum mengeryit heran.

.

.

Kibum dan Siwon terlihat menjauhkan diri mereka dengan duduk di pojokan, agak jauh dari kyuhyun dan Sungmin yang masih duduk di meja tempat wine-wine itu.

Sungmin menatap Kyuhyun cemas saat namja itu terus meneguk wine dari gelas mungil yang masih setia di genggamnya.

“Kyu, CUKUP!” Sungmin menghentikan pergerakan tangan Kyuhyun yang ingin meneguk lagi minuman itu.

Kyuhyun beralih menatap mata Sungmin tajam seolah merasa jijik di sentuh tangan yeoja itu. “Lepas!” perintah Kyuhyun dengan nada dingin.

Sungmin menurut, dengan perlahan yeoja itu melepaskan cekalannya tetapi masih menatap mata Kyuhyun lekat. “Cukup Kyu! Kau sudah mabuk” nasehat Sungmin saat mendapati Kyuhyun benar-benar sudah sempoyongan.

Kyuhyun menyeringai saat mendengar ucapan Sungmin yang terdengar khwatir itu.

“Jangan perdulikan aku! Kau menjauh dariku lebih membuatku bahagia” tukas Kyuhyun seraya membuang pandangannya dari wajah Sungmin, kemudian mulai meneguk lagi cairan dari gelas mungil itu.

“Eungh~”Kyuhyun mendesah pelan dan sedikit memejamkan mata saat pusing benar-benar merasuki kepalanya.

Sungmin menunduk dalam dan membuat rambut panjang tergerainya menutupi wajah. “Kyu~ jangan begini” Sungmin berbicara lirih.

Trak

Kyuhyun meletakkan secara kasar gelas mungil itu ke meja saat mendengar suara bergetar Sungmin, Kyuhyun yakin sebentar lagi yeoja ini akan menangis.

“Ini mulai memuakkan!” Kyuhyun bergumam seraya menegakkan tubuhnya sudah payah, sedikit merapikan jas depan dan berniat melangkah menjauhi yeoja itu. Sungmin menatap Kyuhyun miris dan terus mempehatikan gelagat namja itu yang semakin menjauhi dengan langkah terhuyung-huyung.

Brugh

Mata Sungmin membulat saat namja itu mendadak jatuh dan tergeletak di lantai.

“KYU!!” Sungmin segera melangkah dan mendekati namja itu. “Kyu, gwenchana?” Tanya Sungmin seraya memapah tubuh Kyuhyun agar berdiri.

“KYUUHH!!” Sungmin segera melingkarkan tangan Kyuhyun di pundaknya dan membantu namja itu berjalan ke luar ruangan.

“Tak apa-apa nona?” salah satu orang yang melihat kekacauan itu bertanya.

“Ah, ne. tak apa-apa. Saya akan mengantarkan tuan ini” jawab Sungmin. Namja itu mengangguk dan membiarkan Sungmin membawa Kyuhyun keluar ruangan.

Sementara SiBum tak sadar jika KyuMin sudah keluar dari ruangan itu.

.

.

Sret

Sungmin membimbing Kyuhyun agar duduk di kursi penumpang sebelah kemudi. Setelah namja itu duduk dengan benar, Sungmin segera memasangkan sabuk pengamannya.

Untung Sungmin cukup berani, dengan cepat yeoja itu merogoh kantung celana Kyuhyun dan mendapatkan kunci mobil milik namja jangkung itu.

Sungmin segera beralih ke kusi kemudi dan segera memasang sabuk pengamannya sebelum memasukkan kunci mobil.

Sret

Tiba-tiba Sungmin menegang saat sepasang tangan itu memeluknya dengan posesif.

“Kyu―” cicit Sungmin.

“Aku membencimu. Chagi―” ujar Kyuhyun setengah tak sadar. Sepertiya efek alcohol itu sangat dahsyat, membuat seorang Kyuhyun berbicara sembarangan.

Sungmin menunduk dan membiarkan Kyuhyun memeluknya. “Mianhae~” sebenarnya Sungmin tak tahu apa salahnya. Tapi sepertinya namja itu membenci dirinya melebihi apapun, jadi Sungmin harus meminta maaf.

“Aku tak akan memaafkanmu. Aku mohon menjauhlah dariku” Kyuhyun masih meracau dalam tidurnya.

Sedangkan Sungmin makin menundukkan kepala.

“Hikss― mian Kyu, jebal” Sungmin makin menunduk dalam.

.

.

Sreet

Sungmin membaringkan Kyuhyun dengan hati-hati di ranjangnya. Namja itu cukup berat dan membuat Sungmin kelelahan karena memapah namja jangkung itu.

Sungmin menatap sekeliling. “Kenapa rumah Kyunnie sepi sekali? Apa umma dan appa pergi lagi?” Sungmin bertanya saat tadi tak menjumpai siapa-siapa di rumah.

Sungmin beralih menatap Kyuhyun, lalu mendudukkan dirinya di ranjang itu.

Sungmin tersenyum saat melihat raut damai namja itu ketika terlelap. Raut itu berbeda dari biasanya dan Sungmin menyukai ini.

Dengan perlahan Sungmin membelai rambut itu dan dengan berani mengecup bibir Kyuhyun sekilas.

“Aku merindukanmu” bisik Sungmin tepat di telinga Kyuhyun.

Grep

Saat Sungmin berniat menarik wajahnya dari sana, tangan Kyuhyun malah memeluknya dan membuatnya jatuh keatas tubuh jangkung itu.

Sungmin membelalakkan matanya. Benar-benar kaget saat namja itu ternyata masih sadar.

“K―Kyu~” Sungmin berujar lirih seraya berusaha menjauh dari tubuh itu, tapi tak bisa! Tenaga namja itu sangat besar, padahal dia sedang mabuk bukan.

“Jangan menggodaku. Pelacur―”

Sungmin membulatkan matanya mendengar ucapan Kyuhyun.

Tak terasa air matanya meleleh mendengar kata penghinaan itu. Benar-benar, Sungmin merasa sangat sakit mendengar panggilan hina itu.

“Hikss―” Sungmin meredam isakannya di dada Kyuhyun, biarkan saja baju namja itu basah akibat air matanya.

“Dan aku― akan memberi pelajaran untuk wanita sepertimu~”

Sret

Kyuhyun segera membalikkan posisi tidur mereka dan menindih tubuh mungil itu, membungkam bibir Sungmin dengan bibirnya dan langsung memberikan gigitan yang tak bisa di bilang pelan.

“AKH! Kyu, HENTIKAN! Aku mohon” Sungmin meringis sakit saat merasakan cairan mulai meleleh dari bibirnya. Bibirnya berdarah, sudah pasti mengingat seberapa keras Kyuhyun menggigitnya.

“Kyu! ANDWAE!” Sungmin menggelengkan kepalanya cepat saat tangan Kyuhyun dengan lancang membuka resleting dressnya.

“Kyu~ hikss―”

Sungmin tak bisa menghentikan kelakuan namja itu, tenaganya sudah habis, benar-benar habis.

.

.

END

Or

TBC

About these ads

72 gagasan untuk “FF\ KYUMIN | SLAVE | GS

  1. ohh fic baru ya saeng.. Ini kyuMin udah kenal dari dulu ya..
    lanjut saeng,, masih baru belum bisa coment lebih lanjut.. hehe

  2. hallo bru nemu blog nya,
    kyukyu knp lumpuh? trus kyukyu knp manggil minimi dgn sebutan itu?

    lanjut chingu, penasaran

  3. Huwaaaaa sepertinya ini angst ya unnie? Kenapa yang ginian? Aku benci konflik yg bikin kyumin menderita huwaaaa :’( aku suka semua fic unnie sebelumnya karena disana minim angst un huhuhuhuhu T.T
    *pergi dgn terseok-seok*

  4. Itu kenapa unn? Kenapa kyu bisa lumpuh seperti itu?
    Emang minnie dan kibum jd apa unn?
    Kenapa kyuhyun benci sungmin? Apa kyumin dulunya pacaran?
    Aduh penasaran…
    Penasaran sama masa lalu kyumin.
    Lanjut dong unn? Please…
    Mianhae jg aku banyak omong T.T
    hwaiting unnie ^^g

  5. Annyeong.. ^^
    Aku reader baru disini.. Dapet wp dri bio author di ffn.. :) mian langsung baca.. :3

    Ini cerita awal khan thor bukan sekuel?! Kayaknya awal hubungan Kyumin disini masih misterius.. :o
    Lanjut ya thor.. :)

    Salam kenal.. :D

  6. FF baru Ƴªªªå eon…
    Seneng nyah, awaL cerita nyah bagus…

    Tapi aku masih bingung, ko kyu benci sieh sama ming??
    Dsni Ming jadi peLacur bkan???

    Kko si Kyu bisa Lumpuh sieh..?
    Ditunggu next chap..
    Eon akku bingung nie, setiap aku review dsni ko review aku nyah ƍäª muncuL sieh..
    Kmren aku review yang kiss3 sekueL nyah ƍäª muncuL review aku..

    Okee keep writing Ƴªªªå eon (‘̀⌣’́)9

  7. Umin kok sifatnya bisa berubah seperti itu? Kukira innocent ternyata….widiiih berasa thriler deh bener. Padahal ummanya umin kan angel ._.
    Kyu kenapa gitu amat sama umin? Kayanya umin yeoja baik2, tp kok kyu kaya benci ya? *mikir keras*

  8. sebener nya ada apa dg masa lalu kyumin???knpa kyu setega itu sih sma min..sumpah nyesek banget baca x…aq smpe nangis…ksian ming…hiksss….aq mw bca yg chap 2 lgi…hikksss….

  9. Wahh.. Ff baru.. Hhehe.. Jgn end dung. Tbc ajh ya ya ya..hhe
    part 1 minnienya imut2 gmna gtu ..
    Iya nih kyunya knpa lumpuh trus knpa mnggil minnie bgtu.. ?
    Jdi pgn tau masa lalu mreka.hho
    kyu walaupn mabuk ttp mesum ya.. >_<
    lanjut author.. Semngatt:D

  10. annyeong author ^^
    aku reader baru nih,
    bole lnjut baca ya thor, pnasaran bnget ama kyuminnya knapa ^^

    gomabseumnida

  11. wah da ff bru tp aq dah ketghlan byk nih,,,
    kyu skt pa sih n knp kok dy jht gt ngomong’a ma minnie,mkn pnsran.
    next chap deh…..

  12. kok di flashback kyu manggil ming pelacur sih. , n kliatannya benci bgt ma ming. hemm ini waeyo? waeyo? harus cpet2 baca part slanjutnya biar tahu asal muasalnya kyu kayak gtu ma ming :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s