Home » Slave » FF \ KYUMIN | SLAVE | GS | CHAPTER 18 / LAST CHAPTER

FF \ KYUMIN | SLAVE | GS | CHAPTER 18 / LAST CHAPTER

“Appa~”

Kyuhyun selalu mengatakan kata itu jika ia melihat Minhyun. Minhyun yang nyatanya masih berumur tujuh bulan hanya bisa mengerjapkan matanya lucu.

Sungmin terkikik. “Sudahlah Kyunnie appa~ jangan memaksakan Minhyunnie. Lihat dia jadi kebingungan” Sungmin berujar seraya melepaskan pakaian yang melekat pada tubuh putrinya dan segera memandikan anaknya itu. “Kyu~ mandikan Minhyunnie juga ya” Sungmin meminta Kyuhyun dan segera mendapati anggukan dari appa muda itu.

“Ayo kita mandi chagi” Kyuhyun mengendong anak laki-lakinya dan melepas baju Minhyun perlahan. “Panggil appa atau appa tak akan memandikanmu” Kyuhyun masih berusaha.

Minhyun yang menatap wajah serius appanya mendadak tertawa. “Ha ha ha” anak kecil itu terus tertawa geli. Membuat Sungmin dan Sunghyun ikut tertawa di buatnya.

“Aigo! Kalian berani menertawakanku, eoh?” Kyuhyun yang kesal segera mengangkat anaknya dan menenggelamkan wajahnya di perut polos Minhyun. Menggesekkan hidungnya di perut kecil itu dan makin membuat Minhyun tertawa.

“Kyunnie appa~ cukup main-mainnya. Minhyun mau mandi” Sungmin hanya menggelengkan kepala seraya terus membasuh tubuh kecil Sunghyun.

Kyuhyun melepaskan wajahnya dari perut Minhyun dan mulai mendekati bak mandi kecil yang mirip dengan bak mandi Sunghyun. “Lihat chagi! Bahkan umma mu sangat pencemburu” ejek Kyuhyun sebelum memandikan anaknya hati-hati.

“Siapa yang cemburu. Umma hanya tak ingin anak umma kedinginan” jawab Sungmin.

“Baiklah baiklah” Kyuhyun menyerah dan mulai mengusapkan sabun cair khusus untuk balita itu ke tubuh anaknya. “Bahkan appa belum mandi” Kyuhyun sempat-sempatnya mengomel. “Ummamu harus membayar ini semua” ujar Kyuhyun lagi.

Sungmin mengangkat tubuh Sunghyun dari bak mandi dan melilitkan handuk di tubuh anaknya. “Membayar ini semua? Untuk apa?” Sungmin berujar seraya mendekati ranjang dan membaringkan tubuh Sunghyun di sana.

“Jelas saja karena kau aku jadi terlambat mandi. Nanti gantian kau yang memandikanku” jawab Kyuhyun seenaknya.

Sungmin memutar bola matanya malas. “Dasar appa mesum” ejek Sungmin.

Setelah Kyuhyun membilas sabun yang berada di tubuh Minhyun, ia segera mengangkat anaknya dari bak mandi itu dan segera melilitkan handuk kecil di tubuh Minhyun.

“Bukan mesum. Appa sudah tak ada tenaga lagi untuk sekedar mandi” jawab Kyuhyun seenaknya lagi.

“Alasan!!” Sungmin segera memakaikan baju untuk Sunghyun.

Kyuhyun meletakkan tubuh Minhyun di samping Sunghyun.

“Beri minyak telon ini appa” Sungmin memberikan botol minyak telon dan segera di terima oleh Kyuhyun.

“Aigoo. . . Bahkan namja kecil ini sangat di manja. Masih tak ingin memanggil appa, eoh?” Kyuhyun pura-pura mengomel seraya mulai mengusapkan minyak telon itu di perut anaknya.

Cklek

Pintu kamar mereka terbuka dan menampakkan dua sosok paruh baya berdiri di ambang pintu.

“Cucu kami sudah siap atau belum” Heechul dan Leeteuk mendekati ranjang.

“Sabar halmonie. Minhyun belum berpakaian” ujar Sungmin seraya mulai menggendong Sunghyun dan memberikannya pada Heechul.

“Biar umma saja yang memakaikan baju untuk Minhyun” Leeteuk menawarkan diri dan segera saja Kyuhyun yang berada di dekat Minyun menyingkir, mempersilahkan umma mertuanya mengambil alih.

“Minnie chagi sudah mandi ya. Appa yang memandikan? Aigoo. . . manja sekali” Leeteuk terlihat berbicara pada cucunya agar tertawa dan benar saja, cucunya itu tersenyum melihat raut wajah Leeteuk.

“Ayo berpakaian, kita akan berjalan-jalan sore ini” Leeteuk segera memakaikan baju untuk Minhyun.

“Kyu~”

Leeteuk, Heechul dan KyuMin sontak terdiam.

“OMO!! Kyu?” heechul yang tersadar mulai berteriak. “Hahaha. Dasar, kau sukses mengajarkannya Kyu” Heechul mengejek.

“Aish! Bukan aku yang mengajarkannya umma” Kyuhyun berujar frustasi.

“Aigoo. . . ini tidak baik. Sebaiknya kalian jangan memanggil nama lagi, panggil diri kalian ‘umma’ dan ‘appa’ agar anak kalian terbiasa” nasehat Leeteuk.

Kyuhyun dan Sungmin mengangguk. Membenarkan setiap kata-kata yang Leeteuk keluarkan.

“Kajja kita pergi jalan-jalan. Kami pergi ya umma, appa” Leeteuk segera menggendong Minhyun saat cucu laki-lakinya itu sudah berpakaian dan menggerakkan tangan mungil itu agar melambai pada orang taunya.

“Annyeong umma~ appa~” Heechul ikut melambaikan tangan Sunghyun pada KyuMin.

“Hati-hati” Sungmin balas melambaikan tangan sampai para umma itu menghilang di balik pintu.

Hening

Kyuhyun dan Sungmin masih terdiam menatap pintu kamar mereka yang tertutup.

“Kajja~” Kyuhyun segera menarik tangan Sungmin dan membimbingnya melangkah kedalam kamar mandi.

“OMO! Aku sudah mandi Kyu” Sungmin sedikit memberontak agar Kyuhyun tak seenaknya menarik tangannya.

“Memangnya aku perduli” kyuhyun masih saja menarik tangan istrinya sampai dua sosok itu masuk ke kamar mandi.

“KYUNNIE! KAU BILANG HANYA MANDI. KENAPA MALAH― hmmp~”

Teriakan Sungmin yang membahanana dalam sekejam terbungkam oleh sesuatu.

Sesuatu yang bisa kita tebak sendiri.

.

~oOo~

.

Slave

.

Presented by Melani KyuminElfSha

.

Chapter :: 18

.

KyuMin FanFiction

.

Genre :: Romance, hurt, drama.

.

Rate :: M

.

Warning :: GS, Tak sesuai EYD. Typo (s) mengingat saya ratunya typo.

.

Disclaimer :: KyuMin milik Tuhan, Orang tua mereka, Super Junior, Elf, SparKyu, Pumpkins, Joyer. Dan Saya hanya pinjam nama mereka ^^

.

~oOo~

.

 

“Wonnie. . . Entah mengapa aku menginginkan mawar” Kibum yang sedari tadi menyandarkan kepalanya di bahu Siwon mulai berbicara.

“Mawar? Baiklah” Siwon menyetujui permintaan Kibum.

“Nanti mawarnya di haluskan ya, lalu beri madu. Setelah itu aku mau Wonnie meminumnya”

“HOEK!!” tak sengaja Siwon mengeluarkan bentuk keterkejutannya.

Kibum menarik kepalanya dari bahu Siwon. “Wae?” Kibum menatap tajam mata Siwon.

Siwon mati kutu di buatnya. “A-aniya chagi. . . akan aku carikan” akhirnya Siwon menyanggupi walau dia sangat tak rela.

“Hyuuunng!!” suara teriakan Minho membuat dua sosok yang sedang duduk di sofa ruang tamu itu menolehkan kepalanya ke sumber suara.

“Wae?” Siwon bertanya heran saat melihat raut pucat Minho.

“Hyung, bantu aku mencari susu kambing ya. Aku mohon” wajah Minho makin pucat dan terus memohon.

“Apa? Susu kambing? Untuk apa?” Siwon bertanya heran.

“Taemin menginginkannya hyung, jika aku tak mendapatkan malam ini juga aku tak di bolehkan tidur di kamar” Minho terus merengek.

“Baiklah. Kibum juga meminta di belikan mawar. Pakai mobil ku saja” Siwon segera beranjak dari duduk. “Kau tunggu aku di kamar Taemin saja ne?” Siwon mengecup dahi Kibum perlahan.

Kibum mengangguk patuh dan segera memasuki kamar adik iparnya.

“Aish! Benar-benar habis aku malam ini” Minho berujar frustasi seraya melangkah keluar rumah.

Siwon terseyum kecut dan segera mengambil kunci mobilnya. “Kau kira aku tak habis malam ini?” Siwon ikut-ikutan berujar frustasi.

.

~oOo~

.

Dua bayi KyuMin makin tumbuh besar dan sehat. Bahkan mereka kini sudah bisa duduk dan merangkak.

Dua bayi kembar itu terlihat duduk di karpet ruang tamu dan memainkan semua mainan yang di beli oleh Sungmin, Kyuhyun maupun oleh kakek neneknya.

Minhyun memutar mainan yang bisa mengeluarkan suara berisik itu dengan antusias tapi setelah merasa bosan namja kecil itu segera membuangnya.

“Kyuu~” namja kecil itu berujar lirih.

“Eoh?” Sunghyun yang masih polos memiringkan kepalanya mendengar sang oppa mengucapkan kata itu.

Minhyun menatap Sunghyun lekat. “Kyu~” ujar Minhyun.

“Kyu~” ulang Sunghyun. Minhyun tersenyum mendengar kata itu keluar dari mulut adiknya.

Kyuhyun yang sedari tadi mengawasi anaknya hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal dan Sungmin tak henti-hentinya tertawa melihat tingkah anak laki-lakinya.

“Bahkan Minhyun masih memanggil namaku” Kyuhyun terlihat sedih, membuat Sungmin sedikit iba dan mulai mendekati anaknya.

“Minhyunnie” Sungmin mengendong namja kecil itu dan memangkunya di kedua paha. “Umma~” Sungmin menunjuk dirinya. “Appa~” Sungmin menunjuk Kyuhyun yang masih duduk di sofa.

Minhyun terlihat bingung. “Umma~” Minhyun memanggil Sungmin.

Sungmin tersenyum. “Ne, umma. Itu appa” Sungmin masih mengajarkan anak laki-lakinya.

Kyuhyun mendekat dan kini menggendong Sunghyun dan memangkunya.

“Appa~” Sunghyun yang senang di pangku Kyuhyun segera memanggil appanya dengan suara manis khas anak kecil.

Kyuhyun kaget. “Aigoo. Anak appa pintar sekali” Kyuhyun mengecup bertubi-tubi pipi Sunghyun sampai yeoja kecil itu merasa geli dan tertawa keras.

Sungmin tersenyum melihat tingkah anak dan suaminya yang terus tertawa sementara Minhyun hanya menatap Kyuhyun dan Sunghyun dalam diam.

Kyuhyun yang tahu di tatap anak laki-lakinya segera menolahkan kepala kearah Minhyun dan memeluk Sunghyun erat. “Kenapa eoh? Mau mendapatkan ciuman appa juga. Kemarilah dan panggil appa” tantang Kyuhyun.

Minhyun membuang tatapannya dari Kyuhyun ke dada Sungmin dan memeluk erat ummanya.

“OMO! Dasar anak nakal” Kyuhyun menggelengkan kepalanya melihat tingkah Minhyun.

Sungmin tak tahu lagi harus melakukan apa pada anak laku-lakinya itu. dia sudah mengajarkan agar Minhyun menuruti perkataannya tapi namja kecil itu terlihat acuh pada Kyuhyun.

Sreet

Perlahan Minhyu  melepas pelukannya dari tubuh Sungmin dan mulai merangkak mendekati Kyuhyun.

“Appa~” Minhyun memeluk paha Kyuhyun dan membuat Kyuhyun sedikit terlonjak.

Sungmin tersenyum dan merasa bahagia akhirnya anak mereka sudah bisa memanggil mereka dengan benar.

Kyuhyun menggendong tubuh Sungnyun di tangan kirinya dan perlahan mulai menggendong tubuh Minhyun dengan tangan kanannya. “Itu baru namanya anak appa” Kyuhyun memberikan ciumannya pada pipi Minhyun sampai anaknya itu merasa geli dan tertawa keras layaknya Sunghyun tadi. Sunghyun tersenyum dan memeluk leher Kyuhyun manja.

“Baiklah! Karena anak appa sangat pintar. Bagaimana kita pergi jalan-jalan. Kajja umma” Kyuhyun beranjak dari duduk dan terlihat kesusahan mengendong dua buah hati mereka yang kini sudah berada di kedua tangannya.

Sungmin tersenyum dan ikut berdiri. “Sini aku saja yang menggendong Sunghyun” Sungmin bermaksud mengambil Sunghyun dari gendongan Kyuhyun.

“Aniya! Aku bisa” Kyuhyun tersenyum. “Bahkan jika umma ingin di gendong juga~ punggung appa siap menampungnya” ujar Kyuhyun lagi, sedikit godaan terdengar dari kalimat Kyuhyun itu.

Sungmin mencibir mendengar ucapan Kyuhyun. Tapi sesaat kemudian senyuman Sungmin terkembang. “Baiklah~” Sungmin segera berdiri di belakang Kyuhyun dan memeluk leher Kyuhyun agar bisa menggendongnya, lebih tepatnya bergelayut di punggung suaminya.

“Ya! Aku hanya bercanda! Cepat turun sekarang! Ya!!!” Kyuhyun kini benar-benar kesusahan harus menggendong tiga orang sekaligus.

“Tak mau tahu. Cepat jalan. Hanya sampai ke mobil bukan?” Sungmin tak mengubris omelan Kyuhyun dan terus bergelayut di punggung hangat itu.

“Ha ha ha” Minhyun dan Sunghyun tertawa melihat raut menyedihkan appanya.

“Kalian ini benar-benar suka membuatku tersiksa” mau tak mau Kyuhyun mengalah dan mulai melangkah menuju garasi mobil dengan langkah terseok-seok.

Sepertinya sekarang yang evil bukan hanya Kyuhyun bahkan Sungmin dan dua anak mereka sudah menyiksa Kyuhyun dengan tingkah jahil mereka.

.

~oOo~

.

Hari terus berlalu dan tanpa lelah Kyuhyun maupun Sungmin mengurus dan menjaga anaknya dengan baik.

Sampai enam tahun berlalu, Sungmin dan Kyuhyun masih saja memanjakan dua buah hati mereka.

.

“Eungh~”

Sungmin meleguh tertahan saat Kyuhyun terus menindihnya dan membungkam bibir mungilnya dengan erat. Bibir Kyuhyun melumat bibir Sungmin tak tanggung-tanggung. Kadang menggigit bibir itu sampai Sungmin yakin bibirnya bengkak sempurna.

“Kyuuh~” Sungmin menggeliat pasrah saat tangan Kyuhyun sudah bersarang di dadanya dan sedikit meremas dada Sungmin lembut.

“Akhh!” Sungmin yang tak tahan dengan tindakan Kyuhyun segera melepaskan tautan bibir mereka dan melesakkan wajahnya ke samping, benar-benar tak kuat menerima semua perbuatan tangan nakal Kyuhyun.

Bukan hanya Sungmin yang tak tahan. Namja Cho itu kini malah sibuk menyusupkan tangannya ke dalam dress Sungmin sampai membuat dress itu terangkat keatas sepenuhnya.

“Kyunnieehh~ jika ingin melakukannya, Akh! Lakukan yang ce-path” Sungmin memberikan kesempatan pada tuan Cho itu dan membiarkan suaminya berbuat sesukanya pada tubuh Sungmin. Sungmin yakin jika dia akan mandi sekali lagi pagi ini.

Kyuhyun tersenyum dan kemudian tanpa di minta dua kali mulai menurunkan resleting dress istrinya.

.

~oOo~

.

“Eungghhh~~” Sungmin meremas kuat sprei di bawahnya dan membiarkan Kyuhyun terus bergerak di atasnya.

Kadang namja itu terjatuh dia atas tubuhnya saat lelah menguasai mereka, tapi setelah merasa baikan namja itu perlahan bangkit dan untuk selanjutnya menggerakkan lagi tubuhnya di atas Sungmin.

“Mingh~” Kyuhyun segera menyambar bibir Sungmin yang membengkak dan mulai memberikan lumatan lagi di bibir plum itu.

Sungmin memejamkan mata dan langsung memeluk leher Kyuhyun, menekan tengkuk suaminya agar terus memberikan ciuman panas itu padanya.

“Akh!!” Sungmin berteriak tertahan saat cairan Kyuhyun kembali membasahi rahimnya.

Baiklah, ini sudah kali keempatnya cairan itu menyapa rahim Sungmin dan belum ada tanda-tanda dari Kyuhyun untuk menghentikan permainan mereka.

Brugh!!

Kyuhyun kembali tumbang dan menindih tubuh Sungmin di bawahnya. Deru napas kelelahan segera memenuhi kamar mereka.

“Kyu~ jangan melanjutkannya lagi atau kita akan terlambat” Sungmin mencoba berbicara dan memberi pengertian pada suaminya.

Kyuhyun mengangguk dan menarik miliknya perlahan dari milik Sungmin.

“Akhmm!!” Kyuhyun dan Sungmin meleguh tertahan saat diri mereka terpisah.

Kyuhyun segera menjatuhkan tubuhnya di samping tubuh Sungmin untuk kemudian memeluk tubuh itu erat.

“Tidur sebentar tak masalah, bukan?” ujar Kyuhyun masih memeluk Sungmin erat. Sungmin mengangguk dan menyetujui perkataan suaminya, kemudian ikut memejamakan mata.

-Cklek-

Pintu kamar mereka terbuka dan memperlihatkan sesosok anak laki-laki berusia tujuh tahun berdiri di ambang pintu.

“APPA DAN UMMA MASIH DI ATAS RANJANG!!” teriakan geram namja kecil itu membuat Sungmin dan Kyuhyun membuka matanya.

“Ya ampun. Habis kita!!” Kyuhyun berujar lirih seraya menarik selimut yang berada di bawahnya sebelum malaikat kecil mereka mendekat ke ranjang.

“Kau yang bodoh! Selalu tak mengunci pintu” Sungmin benar-benar merasa kesal dengan Kyuhyun yang masih saja ceroboh dengan pintu saat ingin ‘memakan’nya.

“Mian” Kyuhyun hanya tersenyum canggung.

“Bukannya tadi sudah mandi? Kenapa tidur lagi, eoh?” Minhyun naik keatas ranjang dan berbaring di tengah-tengah Kyuhyun dan Sungmin. “Biarkan aku masuk” Minhyun berniat menyingkap selimut yang menutupi tubuh orang tuanya.

“Eits~” Kyuhyun segera menahan tangan mungil yang ingin menyingkap selimut mereka. “Minnie keluar dulu, ne? nanti appa dan umma menyusul ke kamar Minnie dan Sungie” Kyuhyun membujuk anak laki-laki yang menurut mereka kelewat pintar itu.

“Kenapa aku tak boleh masuk ke sini?” Minhyun masih berusaha masuk keselimut itu dan ikut berbaring bersama orang tuanya.

Sungmin yang semula diam melihat anak dan appa itu saling berbicara kini mengelus lembut pipi bulat anaknya.

“Minnie ke kamar dulu ya, temani Sungie sampai umma dan appa selesai mandi” Sungmin berujar lembut agar anaknya tak merajuk.

Walau bingung tapi Minhyun mengangguk juga. “Umma dan appa aneh sekali! Bukannya tadi sudah mandi? Dan lagipula jangan memanggilku Minnie, umma appa. Panggil Hyunnie saja!” namja kecil itu mengembungkan kedua pipinya.

Sungmin tersenyum dan perlahan bangkit dari tidurnya, tak lupa tangan kanan Sungmin menahan selimut yang bersarang di dadanya agar tak merosot.

“Ne, Hyunnie tunggu umma dan appa di kamar dulu, ne?” Sungmin mengelus lembut rambut coklat anaknya, rambut yang sama dengan milik Kyuhyun.

Minhyun mengangguk dan perlahan mengecup bibir Sungmin. “Cepat ya umma” ujarnya sebelum beranjak dari ranjang.

“Oh iya lupa” Minhyun membalikkan badan dan mengecup bibir Kyuhyun yang masih berbaring. “Jangan main-main lagi appa atau pesta ulang tahun kami kacau gara-gara appa yang terus mengurung umma di kamar”

Sungmin dan Kyuhyun melotot kaget mendengar penuturan Minhyun. Apa anaknya itu mengetahui kegiatan mereka? Entahlah, Kyuhyun dan Sungmin tak mengetahui apa yang di pikirkan anak laki-lakinya.

“Lihat! Ini gara-gara kau” Sungmin memukul dada Kyuhyun saat Minhyun sudah keluar dari kamar mereka.

“Anakku memang cerdas. Tak ada yang bisa menyembunyikan rahasia darinya” Kyuhyun malah berujar bangga.

“Haah! Dasar, Kyunnie babo” maki Sungmin.

Sreeet

Kyuhyun segera bangkit dan membopong tubuh Sungmin menuju kamar mandi. “Jangan cerewet nyonya Cho” ujar Kyuhyun sebelum tubuh mereka berdua memasuki kamar mandi.

.

~oOo~

.

“Ya ampun, anak umma tampan sekali!!” Sungmin memasangkan dasi kupu-kupu kecil itu pada kemeja putih anaknya sebagai pelengkap terakhir.

Minhyun memajukan bibir mungilnya. “Aku malas memakai baju panas ini umma. Aku lepas saja ya?” Minhyun mencoba membuka jas yang sudah terpasang rapi di tubuhnya.

“Tidak tidak tidak” Sungmin mengenggam tangan Minhyun. “Anak umma tampan begini, jadi jasnya jangan di buka” Sungmin terus memaksakan anaknya untuk memakai jas itu.

“Haah~” namja kecil itu hanya bisa mendesah pasrah, perlahan mulai bejalan keluar kamar dan pergi ke ruang tamu yang berada di lantai dasar rumah mereka.

“Aku bagaimana umma?” Sunghyun yang memakai gaun putih indah itu mulai mengadu dan berharap di puji ummanya.

“Apa lagi putri umma satu ini. Neomu yeoppo” puji Sungmin dan membuat Sunghyung menunduk malu.

“Kajja chagi, kita turun. Sebentar lagi mereka datang” Sungmin segera mengendong anaknya dan pergi menyusul Minhyun ke ruang tamu.

.

Di sofa terlihat Kyuhyun sudah duduk di sebelah jagoannya. Oh lihatlah! Mereka malah bermain PSP dengan Kyuhyun sebagai gurunya.

“Harusnya Hyunnie jangan kesana. Strateginya jadi kacau” Kyuhyun masih melihat layar PSP yang di genggam Minhyun.

“Tenang appa! Aku bisa membuat ini menjadi baik kembali dan appa akan terkejut melihatku” Minhyun terlihat lebih fokus pada layar itu dan sepertinya anak laki-laki mereka memang sangat mirip dengan Kyuhyun.

“Aigooo. . . lihat apa yang para anak laki-laki ini lakukan” Sungmin menggelengkan kepala seraya mulai duduk di sofa di sebelah Minhyun.

“Oppa. . . Kau bisa memecahkan level yang sulit itu?” Sunghyun beranjak dari pangkuan Sungmin dan mulai melihat layar PSP Minhyun. Dan kini tiga sosok itu telah tenggelam dalam layar PSP milik Minhyun.

“Sudah. Ini bahkan lebih sulit lagi dari yang kemarin, Sungie-ah” jawab Minhyun.

Sunghyun cemberut. “Kenapa memanggilku Sungie. Panggilan itu terdengar seperti nama namja” suara khas anak kecil milik Sunghyun terdengar.

“Kau salahkan saja umma dan appa yang salah memberi nama pada kita” jawab Minhyun seenaknya. Matanya masih menatap layar PSP itu.

Kyuhyun dan Sungmin kaget mendapati celotehan Minhyun. Tapi anaknya itu ada benarnya juga.

“Malah aku lebih parah, mereka memanggilku Minnie. Benar-benar nama yeoja” Minhyun terlihat mengomel dan menekan tombol PSPnya dengan geram.

Senyum Sungmin dan Kyuhyun terkembang. “Sabar saja chagi. Maklum saat itu appa sedang tak berkonsentrasi, jadi salah menempatkan nama” Kyuhyun mengelus lembut rambut coklat milik anaknya.

“Ne appa. Sebagai anak yang baik kami akan memaafkannya” ujar Minhyun masih acuh.

“Umma. . . Apa halmonie dan haraboji masih tak ingin pulang? Ini kan ulang tahun kami” Sunghyun bertanya dan kembali duduk di pangkuan Sungmin.

“Halmonie dan haraboji pulang chagi. Sebentar lagi mereka sampai di sini” Sungmin membelai rambut Sunghyun lembut dan kemudian mencium pucuk kepala anaknya.

“Woah! Semoga halmonie membawakan boneka Barbie pesanan Sungie” tanpa sadar yeoja kecil itu memanggil dirinya dengan panggilan yang menurutnya tak bagus itu.

“Ne. . .” Sungmin mengangguk.

.

“Kyunnie, Minnie, Sunggie, Hyunnie” suara yang sangat ramai itu terdengar dari arah pintu utama yang sengaja mereka buka.

“Kalian datang?” Sungmin segera meletakkan tubuh Sunghyun di sebelah Minhyun dan menghampiri keluarga Choi itu.

Kyuhyun juga ikut menyambut mereka.

“Apa kami terlambat?” Kibum bertanya seraya terus mengendong anak perempuannya.

“Aniya. Sama sekali tak terlambat” jawab Sungmin.

“Ayo masuk saja” ajak Kyuhyun lagi.

Minhyun menghentikan permainannya dan mengintip tamu tersebut dari sofa. “Haah~ ternyata yeoja cengeng itu” Minhyun segera berbalik dan mulai memainkan kembali PSPnya.

“Nugu oppa?” Sunghyun bertanya saat melihat raut kesal oppanya.

“Kau lupa dengan yeoja cengeng yang terus meminta duduk di dekatku?” Minhyun bertanya masih memainkan PSPnya.

“Oh~ Sibummie?” Tanya Sunghyun.

“Ne. Benar-benar menyusahkan” jawab Minhyun.

Sunghyun hanya tersenyum. “Tapi Mimin sepertinya juga lebih cengeng dari pada Sibummie” Sunghyun berdiri di sofa dan menatap arah pintu.

“Hah~ dia juga datang?” sontak Minhyun mematikan Pspnya dan ikut berdiri di atas sofa.

“Haha. . . Kasian sekali oppaku ini” Sunghyun menepuk-nepuk bahu Minhyun.

“Aish! Di sekolah sudah bertemu, sekarang di sini juga” ujar Minhyun frustasi.

“OPPA!!” Sibum yang semula di gendong Kibum mengisyaratkan ummanya agar menurunkan tubuhnya dan saat sudah menginjak lantai, yeoja yang menjadi adik kelas Minhyun itu segera berlari mendekati sofa. “Oppa bogoshippo” Sibum segera memeluk kaki Minhyun erat.

“YA! Aish” Minhyun tahu jika hal ini akan terjadi jika yeoja cengeng itu bertemu dirinya.

Choi Mimin,  buah hati Minho dan Taemin mendadak ikut melakukan hal yang sama dengan Sibum. Memberontak minta di lepaskan dari gendongan Minho.

“Aku juga merindukan Minnie oppa” Mimin berlari ke sofa dan ikut memeluk kaki Minhyun.

“Ya ampun. Berhenti memanggilku dengan nama yeoja itu dan lepaskan kakiku!!” Minhyun berujar ketus.

Yang berada di ruang tamu itu hanya bisa tertawa melihat kekonyolan anak mereka.

“Kajja masuk” Sungmin mempersilahkan sahabatnya itu agar masuk dan duduk di sofa ruang tamu mereka.

.

“Apa kami terlambat?” baru saja mereka ingin melangkah, pertanyaan itu membuat mereka membalikkan badan lagi.

“OMO!! HAE, HYUKKIE” Sungmin segera berlari dan memeluk Donghae dan Hyukjae bergantian.

“AIGOOO. . . Haehyuk dan Eunhae bertambah tampan” Sungmin gantian memeluk buah hati Donghae dan Hyukjae.

Minhyun dan Sunghyun yang masih berdiri di sofa mendadak terdiam.

“Oppa~ yang sedikit tinggi itu tampan sekali” Sunghyun berujar seraya terus menatap Eunhae.

“Mana? Yang mirip monyet itu?” ejek Minhyun seraya ikut menatap Eunhae.

“Oppa!” Sunghyun memukul bahu Minhyun lembut.

“Hehe. . . iya, dia tampan dan aku lebih tampan” ujar Minhyun percaya diri.

“NE~ OPPA SANGAT TAMPAN” teriak Sibum dan Mimin bersamaan.

Minhyun hanya memutar bola matanya malas. “Sudahlah~ lepaskan kakiku!!” perintah Minhyun.

Akhirnya dua yeoja kecil itu menurut. Minhyun membalikkan badan dan duduk di sofa. Secepat mungkin Sibum dan Mimin mengambil tempat di sisi Minhyun.

“Akh!”

Mimin tak sengaja menyenggol tubuh Sunghyun dan membuat yeoja kecil itu terjatuh di atas sofa.

“OMO! Eonnie minhae” Mimin kaget saat melihat Sunghyun terjerembab ke samping.

Eunhae mendekat ke sofa dan membantu Sunghyun bangkit. “Gwenchana?” Tanya namja itu.

Sunghyun terpana dan hanya bisa menganggukkan kepalanya. “Oppa kelas berapa?” pertanyaan konyol itu keluar dari mulut Sunghyun. “ Kelas tiga” jawab Eunhae.

“Oppa benar-benar tampan. Jadi pacarku ne?”

Minhyun hanya bisa menatap Sunghyun tak percaya.

“Eh?” Eunhae menggaruk tengkuknya yang tak gatal. “Hmm. . . boleh juga” jawab namja kecil itu.

“Ya ampun! Lihat mereka. Sepertinya kita akan berbesan semua di sini” Hyukjae sangat kaget mendapati sikap akrab anak-anak mereka.

Haehyuk, anak Donghae dan Hyukjae yang umurnya sama dengan Minhyun serta Sunghyun ikut mendekati sofa, berdiri di hadapan Mimin.

Mimin yang di tatap Haehyuk tajam itu perlahan mulai memeluk lengan kiri Minhyun erat.

“Pacaran denganku saja. Jangan dengan evil ini” Haehyuk menunjuk wajah Minhyun dengan telunjuknya.

Minhyun terbelalak. “YA!! APA KAU BILANG? DASAR MONYET!!” Minhyun tak mau kalah.

“Sirheo. Minhyun oppa lebih tampan” Mimin makin memeluk lengan Minhyun.

Minhyun tersenyum penuh kemenangan seolah mengejek Haehyuk.

“Tapi aku tak kalah tampan” namja kecil itu tak mau menyerah dan terus membujuk gadis kecil itu.

“Benar Miminie. Haehyuk oppa tampan. Jadi Miminie sama Haehyuk oppa saja ya. Minhyun oppa sudah milik eonnie” ujar Sibum dengan cepat.

Mimin tampak berpikir dan perlahan mulai melepasakan pelukannya di lengan kiri Minhyun.

“Ah~ boleh juga, asal oppa memberikan aku coklat” celoteh Mimin.

Haehyuk duduk di samping Mimin. “Coklat tak baik untuk gigimu. Bagaimana jika boneka saja?” Tanya Haehyuk seraya mengusap rambut lurus Mimin.

“KYAA! Aku mau” Mimin segera memeluk lengan kanan Haehyuk.

“Cih! Baru di sogok begitu saja langsung luluh” ejek Minhyun.

Sibum tersenyum dan perlahan ikut memeluk lengan kanan Minhyun. “Oppa sekarang perhatikan aku saja, ne?” ujar yeoja mungil itu.

“Aish! Jinjja” Minhyun frustasi dan memilih memainkan lagi PSPnya.

Umma dan appa mereka hanya bisa menggelengkan kepala menatap tingkah sok dewasa anak mereka.

“Ayo duduk. Kita akan segera memulai pestanya” Sungmin mengapit lengan kiri Kyuhyun dan mengajak suaminya melangkah memasuki ruang tamu dan duduk di sofa yang lain. Diikuti oleh kluarga Choi dan Lee itu.

.

~oOo~

.

“Saengil chukka habnida. Saengil chukka habnida, saengil chukka urri Hyunnie. Saengil chukka habnida”

Nyanyian itu berakhir dengan tiupan lilin oleh Sunghyun maupun Minhyun.

“Oppa. . . Aku mau kue pertama oppa” Sibum langsung berdiri di sebelah Minhyun.

Minhyun memutar bola matanya malas. “Ini untuk umma dan appaku” ujar Minhyun kesal.

“Tak apa chagi. Berikan saja pada Sibum” Sungmin yang memegang handycam mempersilahkan anaknya menyuapi Sibum.

“Haah~” Minhyun mendesah pelan dan mulai menyuapi yeoja yang menurutnya cengeng itu.

Sibum menerima suapan kasar Minhyun dan tetap tersenyum walau Minhyun menekuk wajahnya.

“Oppa. Pipiku terkena krim kuemu” Sibum mengadu dan meminta Minhyun membersihkan krim itu.

Minhyun mengepal kuat tangannya sebelum mengusap krim itu di pipi Sibum.

“Saengil chukka nae oppa”

Cup

Minhyun terbelalak dan mengerjapkan matanya cepat saat yeoja cengeng dan manja itu mencium pipinya cepat.

“Aih! Anak kita mesra sekali” Sungmin masih merekam kegiatan anak-anaknya dengan handycam itu.

Kyuhyun tersenyum dan merangkul bahu Sungmin.

“Benar” Kibum mengangguk setuju.

“Bagaimana jika kita menjodohkan anak kita?” rencana yang mendadak terlintas di otak Sungmin membuat anak laki-lakinya terbelalak.

Minhyun memang masih tujuh tahun. Masih kelas dua sekolah dasar. Tetapi dia tahu apa maksud ummanya. “Umma hentikan!!” Minhyun berteriak keras.

Semua terdiam dan keget mendengar teriakan Minhyun. “Aku benci umma!” Minhyun masih berteriak dan berlari masuk ke kamarnya.

.

~oOo~

.

Cklek

Sungmin dan Sibum masuk saat pintu kamar Minhyun saat pintu kamar itu terbuka.

“Chagi~” Sungmin segera mendekati ranjang dan mencoba membujuk anaknya. “Jangan begini” Sungmin menyingkap Selimut yang menutupi seluruh tubuh anak laki-lakinya.

“Cih~” Minhyun berdecih kesal saat melihat Sibum juga berada di kamarnya.

“Jangan kasar begitu chagi~ umma sakit jika kau memperlakukan Sibum sekasar ini” Sungmin membelai rambut anaknya sayang.

“Hiks~” akhirnya tangisan Sibum pecah, padahal sedari tadi yeoja kecil ini terus menahannya.

“Aish~” Minhyun kesal dan perlahan bangkit dari tidurnya, mendekati Sibum yang berdiri di ujung ranjang. “Uljima~” Minhyun segera menarik tubuh yeoja itu sampai jatuh ke pelukannya. Sungmin hanya tersenyum.

“Hiks~ oppa terlalu jahat padaku” yeoja kecil itu mencoba berbicara di sela-sela isakannya.

“Haaah~” Minhyun menghela napas. “Baiklah~ jangan menangis dan maafkan oppa” mendadak Minhyun terlihat dewasa saat menenangkan Sibum. Sibum mengangguk dalam pelukan Minhyun.

“Baiklah! Ayo kita turun dan segera kembali ke pesta. Minhyunnie tahu? Halmonnie dan harabojie sudah datang. Bahkan mereka sudah membagikan hadiah untuk Sunghyunnie, Miminnie, Eunhae oppa dan Haehyukkie. Tinggal Minhyun dan Sibum yang belum kebagian” ujar Sungmin.

“OMO!! Kenapa umma tak bilang dari tadi” Minhyun segera melepaskan pelukannya di tubuh Sibum. “Kajja!!” Minhyun menarik tangan yeoja kecil itu dan Sibum hanya bisa tersenyum tanpa mau menghalangi langkah Minhyun.

.

~oOo~

.

“Kau bahagia~” Kyuhyun bertanya saat melihat Sungmin berdiri di balkon kamar mereka.

Kyuhyun perlahan memeluk tubuh Sungmin dari belakang. “Eum~” Sungmin mengangguk dan balas memeluk lengan Kyuhyun yang bersarang di perutnya.

“Kenapa malam-malam begini masih berdiri di sini?” Kyuhyun bertanya seraya mulai mengecup leher istrinya. Sungmin hanya bisa tersenyum.

“Kyunnie~” Sungmin memanggil Kyuhyun lirih.

“Eum~” Kyuhyun menjawab masih mengecup leher putih istrinya.

“Kajja kita buat dongsaeng untuk Hyunnie” ujar Sungmin.

“MWO??” Kyuhyun sontak melepas kecupannya dan berteriak kaget.

Sungmin kembali tersenyum dan melepas pelukan tangan Kyuhyun. “Kajja Kyunnie appa~” Sungmin mendorong tubuh suaminya kebelakang dan mau tak mau Kyuhyun mengikuti dorongan Sungmin sampai membuat tubuh mereka masuk ke kamar.

Dan untuk selanjutnya Kyuhyun dan Sungmin hanyut dalam pekatnya malam serta kesunyian di baluti angin malam yang berhembus lirih. Desahan tertahan dari kedua belah bibir mereka itupun kembali menemani malam-malam melelahkan mereka.

Sungmin menginginkan dirinya hamil? Bisa Kyuhyun pastikan dia akan segera menjadi budak istrinya lagi. Tapi~ tak masalah bagi Kyuhyun karena segala yang berasal dari Sungmin pasti akan membuat keluarga mereka bahagia dan Kyuhyun akan dengan senang hati menjalaninya.

Ya~

Kyuhyun dan Sungmin akan sabar menanti kebahagiaan itu lagi. . . .

.

~oOo~

.

END OF SLAVE

Akhirnya, satu fict terselesaikan ^^

Gomawo buat chingudeul yang sudah membaca dari awal fict saya sampai sudi memberikan komen maupun likenya.

Jujur saya sangat bahagia membaca komen chingudeul yang membuat saya kadang tertawa sendiri, kadang senyum-senyum sendiri bahkan komen chingudeul membuat semangat saya bangkit dan akhirnya bisa menyelesaikan fict ini dalam 18 chapter.

Wow!

Saya tak pernah membuat fict hampir mendekati 20 dan itu semua karena chingudeul.

Jadi jika membaca fict ini makin tak nyambung harap maklum saja ^^

Buat terakhir, saya menunggu komen chingudeul ^^

#Kecup chingudeul satu-satu

About these ads

81 thoughts on “FF \ KYUMIN | SLAVE | GS | CHAPTER 18 / LAST CHAPTER

  1. kocak bgt chap trakhr ni,keevilan kyu trklahkn sm umin+ank2′y. Dan lg tuh ank2 kcil udh bkin couple sndri.
    Dtggu ff baru’y ;-)

  2. :’)) minhyun mirip bgt sm kyu –”

    hahaha
    akhir yg bahagia :’)

    sungmin mau hamil lagi? Kyu bakal tersiksa lagi wkwkwk

    senangnyaa melihat keluarga ini :”)

    Nice FF :)
    bikin lagi yaa ff ttg KyuMin :D

  3. happy ending~~~ ^^.. minhyunnya mirip bgt sama kyu –” emang buah jatuh ga jauh dari pohonnya deh.. ming minta punya adek lagi.. muahahaha ntar si kyu tersiksa lagi deh.. ff barunya ditunggu ya eon ;)

  4. mwo?
    mau nambah anak lagi?
    tambah yang banyak ne?

    hahahahhahaha..
    minhyun nakal..
    tapi dia ngegemesin..
    sunghyun juga..

    tipe keluarga ideal..
    aku suka ^_^

  5. Qu suka qu suka,
    Ff nie g membosankan kok menurut qu mlah daebak , bikin penasaran nunggu chap depan’y (y)
    Unnie knp ga nyambung ff buat cerita anak kyumin,sibum,eunhae,2min ajjea kan seru#sekedarharapanajjea:D

  6. Wah udh end ya? Yahh ;(
    Wah minhyun kok tau kalo kyumin lg nc-an wkwkwk
    Ngakak lihat kibum and taemin ngidam,duo choi jadi tersiksa hahahaha
    Keren keren keren..
    Aku ga pernah bosen baca ini ff dr pertama..
    Ditunggu ya ff yg baru.. Semangat :D
    Gomawo :)

  7. ya ampun deh, minhyun ngeledekin kyumin, nurunin kyu bgt ini mah.,
    waduh ming ngajak kyu duluan, ckck

    wah udah end., ditunggu next ff nya eon

  8. Happy ending,,

    ternyata duo yadong *eunhyuk donghae* punya anak kembar juga,,

    uri mimin jadi magnae :D

  9. I ike this chinguuuu,,,,!!!
    This story very,,very,,,niceeeee,,,,!!!!

    Aq tunggu new ff nee,,,tntang KyuMin lgi,,,!!!
    HWAIGHTIIIINNNGGGGG,,,,chinguuuuu,,,!!!! ^^

  10. Hoaahh.. Last chapter.. Lgsg seudih author baca’y tpi tak aph ttp semangat..
    Wlaupn chap akhir ttp ajh seru.. Whaha..
    Aplgi pas kyumin yadongan, ketauan sma anak’a..keke.

    Tpi kdg aq mash bngung klo bca nma ank2′a siwon, minho..hehe.. Bca nama ank smbil mikir umma appa’y siapa..hhe. Aplgi ad mimin, trus mihyun jga ska d.pnggil minnie..ska kebalik author..hhaha *jadi malu ndri

    huuaahh.. Chukkae buat author ats ff yg hmpir 20 chap ini.. #tiup Lilin *bkan sembarang lilin* #lilin bekas mati lmpu.hhaa

    lanjutkan karyamu :D

    • T___T
      aku jg sedih ngetiknya :’(
      haha
      iya..
      kyunya babo t…

      haha
      iya
      aku aja sering kebalik ngetiknya, jd g pp klo chingu jd kebali-balik gt :)

      jiaaaah
      lilin bkas mati lampu? tapi g pp.
      gomawoo

      ne
      di tunggu aja kyumin-kyumin lainnya :)

  11. daebak…nice end walaupun sedikit bingung karna g nyambung,hehe
    qw mau request bleh.qw mau next ff kyumin lg tp kli ini buat kyu yg ngejar minnie.gmn??
    btw,dtunggu next ff’a cingu.^^

  12. Daebak,..daebak..
    nice end,wahh min minta lg sama kyu..wkwkwk
    cingu,qw request bleh??tuk next kyumin lg dong tp bikin kyu yg ngejar ngejar minnie,gmn??
    btw,dtunggu next caphnya.;-)

  13. huuwaaa happy ending eonnie…

    Aku kyumin,haehyuk,2min,sibum so sweet banget <3

    Di tunggu karya-karya selanjutnya

  14. Keluarga yang harmonis.. jadi terharu T.T
    minhyun ternyata bener bener menuruni appanya. Dan sunghyun kaya ummanya.
    Jodoh anak anak mereka ga jauh jauh kemana, ternyata jodohnya anak sahabat sendiri wkwkwk lucu lucu..
    Eh si kyumin malah mau nambah anak, bikin yang banyak ya biar rame XD
    Akhir yang bahagia.. Suka suka >,<
    hmm sebenernya aku mau koment banyak tp bingung mau koment dr mana jd cuma segitu aja.. Mian ya?
    Yang utama, mau ucapin banyak terimakasih sama unnie yg udah bikin ff keren, lucu, sedih, seneng dan lain lainnya ini..
    Unnie, aku tunggu ff karya unnie selanjutnya~
    hwaiting unnie!!!! ^^9
    jangan bosen bosen liat aku yg bawel ini hehehehe ^^V
    sekali lagi HWAITING!!

  15. Mwo dikecup ma mel ???
    aisshhh jangan maen kecup mel ..bibirku yang sekseh ini cuma buat Ming ㅋㅋㅋㅋ (kyu = apa lu bilang ? | ga bilang apa2 bang. :-( ) ..
    hyaa ternyata minhyun nurunin sifat evil kyu..

    yahh mel bikin adik buat hyunnie kok di skip sih. ㅋㅋㅋ kok jadi ming yg prevert sihh??
    mel dtunggu FF berikutnya…
    we ll Miss u Ff

  16. hhhmmmm minhyun mrp bgt ya ma kyu,
    kyumin mo buat dongsaeng buat si kmbr,oya tp aq pnsran klu dah pda gede,gmn yahhhhhh?????
    yeyyyyy HAPPY END,
    saeng km slalu buat aq jatuh cinta dg ff mu,

  17. Hiks!*nangis haru.
    Kenapa FF ini bagus sekali? Aku suka sekali sama FF ini, mungkin kalau FFnya Ada di FFn. Pasti banyak yang memfavorite’kan FF ini (termasuk aku) eonie buat FF baru lagi ne~
    Keep writing…!!
    FIGHTING…!!

  18. Wahhh…ternyata udh end! :)
    .
    .ceritanya kerenn chingu…
    .di tunggu ff lain yah chingu..”Hwaiting”

  19. Wah end yah. Aku senyum2 sendiri baca part ini..
    KeLuarga KyuMin nampak sangadd bahagia…
    Minhyun mirip kyu… Disukain banyak yonja lagi…
    Tapi cuek mirip Kyu bnged…
    Ming mau HamiL lagi,, wah Kyu harus usaha sekuat tenaga nieh,, ayoo kyu serang Ming terus.. (?)

    ditunggu next FF ya..
    Aku suka bgd FF karya eonn,,,
    klu bisa FF baru di publish nyah cepet eon..
    Ya..ya…
    Oke keep writing !!

  20. akhirnya ending juga.
    Aku suka chingu sama ff kyumin.
    Di tunggu ya chingu ff kyumin selanjutnya. :-D

  21. aku ketinggalan dua chapter :”
    mian baru komen.. soalnya laptop ku di ambil, terus wordpress ga bisa di buka di hp ku u,u
    abisnya punya anak kembarr.. muehehe seru tuhh. kyuhyun di uji banget ya. dari berantem. sampe sekarang yang akur kembali. waks, aku ini sebenernya ngomong apa -_-
    oke lupakan kata kata aku yang ga penting..
    FF mu selalu daebakk!! aku suka aku suka!! buat lagi ya yang lebih menarikk ;)
    di tunggu ff yang lainnya ^^b

  22. Hahaha XD
    Kasian tuh sih siwon disuruh minum serutan bunga mawar campur madu XD
    Aigoo minhyun-seugnhyun, minmin, ssiibum, eunhae-haehyuk masih kls 3 SD udah pacar-pacaran tpi gapapa lah (>̯͡.̮<̯͡)
    Endingnya HAPPY banget chingu !! X3
    Lanjut nuulis ff bru yah chingu , kutunggu ff daebak mu ^^

  23. huaaaah,aku telaaat,udah end yaaaa :(
    anak2 mereka lucu2 bangeet..
    Kyumin ketauan sm minhyun abis NCan,bisa santai aja begituu,emang dasar.. xD
    part endingnya so sweet unn,unnie ga ada matinya daaah,TOP ^^

  24. *tinggalkan jejak*
    /bow
    mianhae author aku cuma muncul di chapter 1 dan 18 mianhae :-(
    awalnya aku mau review setiap chapter tapi aku bingung jadi deh pilihannya ini :-( mianhae ne author ssi.
    tapi overall ffmu bagus author aku suka XD.
    semoga sungmin dan kyuhyun punya anak yg ke-3 :O

    last word. Keep Writing Author :)

  25. huwaaaa lg lg bc kebut . . . Wlwpn telat tp aq sneng nemu ff kyumin . Hehe

    yeyeye happy ending, kyu gk kebalik th ngsh nama? Minhyun namja sunghyun yeoja hehehe

    bener2 anak epil . . . Mirip bgt sm bpaknya, kalau emg ada mrka pasti unyu bgt. Minhyun apalagi . . . Tiruan nya kyu kali ya hahahaha bkn nya mgil appa ini malah kyu~ gkgkgkgk
    aigooo si kembar lucu2 hehe

    aq tgu ff kyumin2 yg lain nya ne?? Hasratku sbg KMS trpenuhi dsni. *halahngmgapaseh*
    gomawo chingu , trz berkarya ne? Hwaiting :D

  26. keren keren,,, endingnya siiipppp banget. :)
    smua castnya dicritain pe detail, sampe pada punya anak smua…
    minhyun dah bisa manggil kyu appa,, hihihihi
    wahhh sungmin pengen punya baby lagii,, smangat kyumin! :)

  27. aq ngublek-ngublek (?) google cari epep kyumin n ketemu ini huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………………. deabbbbbbbbbbbbbbbaaaaaaaakkkkkkkkk thorrr…… :D 100 jempol aq kasih buat author :D terus berkarya ya thor kkekee….

  28. akhirnyaaa.. selese juga thor.. yg baca sampe sepet.. loh..
    pake SKS soalnya.. mumpung weekend…
    gamsa thor buat ceritanya… makin sayang sama KyuMin.. Esp. baby MING…

  29. Eonn,miapa aku baru baca ini ._. keren eonn~!! dari lumpuh menjadi mendingan gegara hampir adegan ‘itu’ wakakak XDD gak nyangka Minho beringas banget u,u akhirnya ada Taemin._. coba kalo enggak, bisa bubar semua…

    Eung~ “Kyu~” aokaokaok anak sendiri manggil bapaknya cuma nama -_-v

    tapi kurang greget dikit._. soalnya kebayang2 baca Cursed Prince n_,n itu ff dampaknya besar banget buat aku :”

    ayo Kyu, buat adek yang banyak._.

    mian eonn, telat banget haft –a

  30. huaaa,,end yg membahagiakan!!!
    dri eomma n appa smpai anak2ny pun dpat pasangan masing2..daebak!!!?

  31. Ahr ny end jg..ank2 mrka bnr2 mirip sma mrka..
    Msh kecil udh da yg mesum dh da yg evil hehehe
    ming jd agresif gt y. ?
    Ok dh sgt ja cuap2 ny,yg pasti q jd mkin suka m krya2 km chingu

  32. Huahhhhh akhirnya selesai juga baca ff ini…. So sweet banget ya endingnya….. Baca di chap ending sambil cengir2…

  33. Kyaaaaa HAPPY ENDING #kiss author wkwkwk
    hhaha…jd cerita’a anak”a tuh bakal djodoh”in kah???
    Hhaha…daebakk ff inii daebakk
    minhyun jutek bgt sih sma sibum…kkk
    kyk kyu jutek’a XD
    ga ada sequel kah thor?????
    Kkkk….daebak ff inii thor

  34. Yak oeni,daebak family moment nya dpt bgt!
    Hks lucu kyu msih saja bsa ketuker ngash nama sama anaknya,
    d tggu fict slnjutnya ne!:)

  35. Wkwkwkwkkwwk,,,,,kyu jd budaknya sungmin,,drii awal aku bca ni ff,,aku sllu ngakak bcanya….Jujur,,Aku paling suka baca ff bginian,,ada sling cuek truss baikan lagii,,,ad nc’annya,leluconnya,,dan ada couple2 baru tuhh dsitu,,krna ini ff nyaa yg trkhir,,aku cuma mau ungkapin prsaan aku stlah bca ffnya,,,,,,,

    buat lagi ne ff yg beginian….hihihiii
    gomawo~~

  36. banyak2 jempol buat eonnie d(‘-’)b
    suka banget sama ff ini. gomawo udah buat :p
    ngga kecewa deh sama eonnie :D

  37. Wahh akhrnya selesai juga ni, menarik banget eon, anak” mereka pasti lucu” ya..
    Gak bs bayangan gmn wajah anak” mereka..pasti menggemaskan sekalii haha..
    Aku suka waktu anaknya kyu cuman bila kyu doang mlah bukan haha..disitu gak bs bayangin pasti si kyu pengen njitak anaknya kali ya wkwkwkw #ampundeh

Comments are closed.