FF \ KYUMIN |AT THE LAST | EIGHTH CHAPTER/ GENDER SWITCH

Dalam perjalanan menuju pesta kampus, tiga gadis itu hanya diam sementara Eunhyuk terlihat fokus menyetir mobilnya.

“Aku tak tahu kau benar-benar datang. Coba kau bilang dari awal, aku akan pasang taruhan besar. Aish! Jika menang kita bisa berbelanja sepuasnya!”

~~o~oo~oOo~oo~o~~

Melani KyuMinElfSha

At The Last

Chapter 8

Romance, Drama & Hurt

T+

~~o~oo~oOo~oo~o~~

Eonni, jangan ikut hal tak berguna seperti yang mereka melakukan, benar-benar tak penting.” Tegur Ryeowook yang duduk di sebelahnya.

Hening lagi saat mereka tak ada yang buka suara, namun sesaat kemudian Sungmin yang duduk di bangku belakang mulai menatap ke depan. “Kalian tahu?” Sungmin menjeda ucapannya, membuat Eunhyuk sekilas menatap kaca pengintai agar bisa menatap Sungmin.

“Aku… ingin jujur pada kalian. Kalian adalah sahabatku, jadi aku ingin buat pengakuan.” Suara Sungmin seperti berbisik namun masih dapat didengar Eunhyuk dan Ryeowook.

“Wah. Aku tak pernah melihatnya dengan wajah sungguh-sungguh seperti ini.” Jawab Eunhyuk. “Katakan apa itu?” Gara-gara Sungmin fokus menyetirnya jadi terbagi.

“Aku sebenarnya…” Sungmin kembali menggantung kalimat, sulit untuk memulai pengakuan. “Sepertinya aku mencintai Kyuhyun.”

“Apa?!”

Suara teriakan Eunhyuk dan mobil yang berhenti mendadak membuat Ryeowook berteriak kaget. “Eonni berbahaya sekali!” Tegur Ryeowook lagi.

“Salahkan dia yang berbicara tak masuk akal.” Eunhyuk geleng kepala seraya mulai menjalankan mobilnya, namun melihat Sungmin yang tak menjawab membuat Eunhyuk yakin jika apa yang dikatakan gadis itu tadi adalah benar. “Sejak kapan?” Tanya Eunhyuk ragu.

Sungmin mengangkat kedua bahu. “Aku tak tahu, mungkin sejak pertama kali aku melihatnya.”

“Oh Tuhan.” Eunhyuk kembali geleng kepala. “Kyuhyun berubah menjadi brengsek karena rasa cintamu itu. Sadarlah, kalian sebentar lagi akan bercerai.”

“Aku tahu, tapi aku… aku tak bisa menanggungnya sendiri lagi. Aku benar-benar mencintainya, dan aku sangat tersiksa karena itu.”

Eunhyuk menghela napas berat. “Aku kecewa dengan pengakuanmu, tapi aku juga merasa kasihan padamu. Selama ini kau berlagak tak terjadi apapun saat Kyuhyun merisakmu, kau pasti sangat terluka karena pernikahan ini.”

“Benar. Tuan Kyuhyun… bagaimana cara menghinanya ya?” Tanya Ryeowook.

“Biar aku saja yang menghinanya. Kyuhyun memang brengsek. Dia sungguh tak peka dengan perasaanmu selama ini? Mau kupukul dia rasanya.”

“Jika aku… mengakui perasaanku, apa Kyuhyun mau mempertahankan pernikahan ini?”

“Itu…” Ryeowook tampak bimbang.

“Kyuhyun sulit ditebak. Dia tipe tertutup. Jadi aku tak bisa memprediksikannya untukmu.”

Sungmin menunduk sebentar. Entah kenapa malam ini ia merasa cemas akan sesuatu, cemas akan pernikahannya.

“Tapi aku akan membantumu. Jika istri ingin mempertahankan rumah tangganya berarti istri tersebut patut dibantu.” Ujar Eunhyuk.

“Aku juga eonni. Aku akan menolong eonni hingga tuan Kyuhyun bertekuk lutut.”

Sungmin menatap dua orang itu. “Terima kasih.” Ujarnya dengan senyuman. Sungmin lega, setidaknya dua sahabatnya ini tahu isi hati Sungmin sekarang.

“Dan sungguh! Aku tak menyangka kau akan mengakui hal ini. Benar-benar sangat mendadak dan tak masuk akal.” Sungut Eunhyuk seraya membawa mobilnya berbelok memasuki pelataran kampus.

Dan Sungmin baru saja tiba di tempat pesta, namun ucapan Haneul yang seolah mengumumkan masalah aib keluarganya membuat Sungmin seperti akan mati detik itu juga. Jadi ini yang Sungmin cemaskan sejak tadi? Ternyata ia sudah memperdiksi masalah perceraiannya.

Semua orang di dalam ballroom benar-benar hening, pusat perhatian mereka hanya seputar Kyuhyun, Sungmin dan Haneul. Mereka menunggu kelanjutan dari drama ini. Mereka penasaran apa Sungmin akan mengamuk seperti kerasukan atau hanya diam saja.

Sungmin sendiri balas menatap Kyuhyun. Ia tak menyangka surat sepenting dan serahasia itu bisa jatuh ke tangan orang ketiga. Mungkin bagi Kyuhyun membawa surat gugatan perceraian kemana-mana adalah hal yang mudah, namun bagi Sungmin itu benar-benar aib. Rumah tangganya sekarang menjadi konsumsi publik, dan tentu saja Sungmin akan dicap sebagai istri tak berguna karena akan diceraikan.

“Di sini tertulis alasan bercerai adalah perbedaan prinsip dan pertengkarang terus menerus.” Haneul menatap Sungmin dengan sorot kasihan. “Kau pasti menderita selama ini eonni. Kuharap kau datang tepat waktu besok, pukul sepuluh.” Gadis itu merubah ekspresinya menjadi tersenyum cerah.

“Cih, dasar ular!”

Suara Eunhyuk membuat fokus Haneul akan Sungmin teralihkan. Gadis itu mencari sumber suara dan menemukan Eunhyuk berdiri tak jauh dari Sungmin. “A-apa?” Tanya Haneul tak percaya.

“Ryeowook, panggilan apa yang pantas untuk gadis tak tahu diri dan dengan mudahnya bermesraan bersama suami orang lain?”

“Ular, rubah betina, penyihir.” Jawab Ryeowook dengan wajah polos, yang tentu saja semakin membuat Haneul berang.

“Benar.” Eunhyuk tersenyum seraya mengusap kepala Ryeowook beberapa kali.

“Apa?!” Haneul merasa tersinggung dengan celotehan dua gadis itu.

“Dan satu lagi.” Eunhyuk menatap Haneul tajam. “Bahkan Kyuhyun belum bercerai, jadi kau tak berhak mencampuri urusan rumah tangga mereka. Mau mereka bercerai karena perbedaan prinsip, mau bercerai karena bertengkar terus menerus, itu tak ada hubungannya denganmu, dasar rubah betina licik!”

“Aku sudah menduganya.” Ryeowook balas menatap gadis itu dengan tatapan tajam. “Dia pura-pura polos agar mendapat simpati kita, namun aku tahu di dalam hati gadis ini sangat amat busuk.” Sambung Ryeowook. Yesung di sebelahnya terperangan, ia baru pertama kali mendengar Ryeowook menghina orang lain, dan itu terlihat mengaggumkan di mata Yesung.

“Ku-kurang ajar. Kalian tak pantas menilaiku seperti itu!”

“Kau juga tak pantas mengumumkan surat gugatan cerai orang lain di depan umum seperti ini.” Dengus Eunhyuk yang sudah mulai emosi, Donghae di sebelahnya mengenggam tangan gadis itu agar tak berlari dan menghajar Haneul. Bagaimanapun ini di depan umum.

“Benar, bukannya malah membuatmu terlihat seperti pahlawan, kau terlihat menyedihkan sekarang. Kasihan.” Ryeowook geleng kepala dan menatap gadis itu dengan tatapan seolah benar-benar mengasihani Haneul.

“Kalian.” Haneul sudah tak sanggup lagi mendengar hinaan dua orang itu. Maksudnya ingin cepat-cepat agar Kyuhyun menceraikan Sungmin, tapi sekarang malah dia dipermalukan oleh kaki tangan Sungmin. Haneul bersiap ingin berlari, menjambak rambut dua gadis itu dan Eunhyuk dan Ryeowook sudah bersiap, mereka tak takut sama sekali harus berurusan dengan gadis itu.

Namun sebelum Haneul beranjak dari tempatnya Kyuhyun sudah lebih dulu mencegah niat gadis itu. “Sudah hentikan.” Ujar Kyuhyun datar, menatap Haneul dengan sorot tenang.

“Teman-teman oppa menghinaku di depan umum! Aku malu sekali. Aku harus membuat perhitungan pada mereka!” Haneul menatap Ryeowook dan Eunhyuk dengan tatapan tajam.

“Terserah kau.” Kyuhyun mendengus, merebut surat itu dari tangan Haneul lalu melangkah pergi, namun saat ia sudah di dekat Sungmin pria itu mengenggam tangan gadis itu sebelum menariknya menjauhi kerumunan.

Semua orang tertegun melihat Kyuhyun yang menarik Sungmin hingga keluar ballroom. Ini benar-benar kejadian langka melihat Kyuhyun kembali menarik Sungmin dengan tangan pria itu sendiri.

“Lihat, ‘kan?” Suara Eunhyuk mengalihkan perhatian orang-orang di ballroom itu.“Kalian lihat sendiri siapa yang Kyuhyun pilih dan kalian semua juga sudah tahu jika gadis ini tak sepolos yang terlihat. Pura-pura tak bersalah tapi dia senang sekali mengetahui ada pasangan yang ingin bercerai. Cih, menjijikkan!” Hina Eunhyuk dengan suara merendahkan.

Haneul yang terpojok hanya bisa mengenggam tangannya kuat-kuat. Ia sangat amat malu, tak menyangka jika Kyuhyun malah menarik Sungmin dari hadapan publik, dan bukan dirinya.

“Sudahlah eonni. Nanti dia menangis dan kita mendapat surat teguran dari kampus. Tak ada gunanya membuat kita dalam masalah hanya karena gadis ini, kita yang rugi. lebih baik kita lanjutkan pestanya.” Seru Ryeowook seraya berbalik menjauhi Haneul. Dan yang lainpun setuju, mereka mulai berpesta lagi yang tentu saja meninggalkan Haneul sendiri di tengah kerumunan.

Sementara itu di luar sana Kyuhyun masih menarik Sungmin menuju lobi ruangan, baru ingin membuka pintu Jungmo terlihat masuk.

“Sungmin. Akhirnya kau tiba…”

“Menyingkir.” Kyuhyun dengan wajah kerasnya mengusir pria itu, namun saat Jungmo menahan lengan Sungmin membuat Kyuhyun berbalik.

“Kau menariknya seolah dia adalah barang.”

Kyuhyun menghela napas berat sebelum menatap pria itu. “Aku ada urusan dengan Sungmin. Bisa kau jangan ikut campur?”

“Jungmo, lusa aku bebas, jadi jika kau ingin mengajakku makan malampun aku bisa.” Sungmin tersenyum, lalu ia mendengar dengusan Kyuhyun saat Jungmo tersenyum dan melepas genggaman tangan mereka. “Sampai jumpa lusa.” Ujar Sungmin seraya melambaikan tangannya yang bebas kala Kyuhyun kembali menariknya keluar.

Setelah tiba di mobil Kyuhyun kembali memaksa Sungmin untuk masuk. Sebelum meninggalkan pelataran parkir pria itu menatap Sungmin sekilas. “Apa maksudmu lusa kau bebas?”

“Memang kenyataannya, ‘kan? Lusa kita sudah bukan siapa-siapa.” Jawab Sungmin.

“Kau pikir bercerai itu perkara sehari-dua hari?”

“Tentu saja.” Jawab Sungmin seraya mendengus, entah kenapa ia sudah berani melawan pria itu.

“Terlihat sekali belum pernah bercerai.” Kyuhyun geleng kepala. “Harus ada mediasi dulu, dan itu tak bisa langsung sehari.”

“Persetan dengan mediasi!” Ujar Sungmin. “Dan aku bukan kau yang perkara bercerai saja harus dibanggakan. Dan memang aku belum berpengalaman masalah bercerai, tak sepertimu.”

“Wah kau benar-benar.” Kyuhyun geleng kepala. “Apa kita akan ribut disini?”

“Jika itu kemauanmu. Dan apa kita pernah tak ribut?” Tanya Sungmin. “Kau bahkan memasukkan alasan itu sebagai gugatan cerai.” Sindir Sungmin. “Ah tapi ya, sebelum ini kita tak saling menyapa hanya berkelahi dalam hati saja, bukankah kita mengalami banyak kemajuan sekarang karena sudah berani bertengkar secara nyata?”

“Wah, kau benar-benar… aku tak bisa lagi menjawabmu.” Kyuhyun menatap Sungmin tak percaya.

“Baguslah.” Jawab Sungmin seraya menatap pemandangan luar. “Aku tak menyangka kau meminta bantuan Haneul untuk memberitahukan surat gugatan cerai itu padaku.”

“Eh maaf saja, aku tak memiliki masalah untuk memberitahumu langsung. Aku tak butuh bantuannya.”

Sungmin tak menjawab, ia hanya melihat pemandangan luar, beruntung malam ini tak turun salju.

“Sungmin, apa yang terjadi kemarin malam?” Mendadak Kyuhyun bertanya, memecah keheningan di antara mereka.

“Aku tak akan memberitahumu.” Sungmin menjawab dengan yakin, tanpa terbata-bata.

“Tsk! Aku bertanya sungguh-sungguh Sungmin! Apa yang terjadi kemarin malam.”

“Aku tak akan memberitahumu! Setelah kita bercerai, aku hanya akan membuatmu merasa bersalah padaku seumur hidup.” Sungmin mengepalkan tangannya kuat, dan Kyuhyun melihat dengan jelas kemarahan gadis itu.

“Dalam mimpimu nona. Tak ada yang bisa membuatku merasa bersalah seumur hidup. Kau terlalu tinggi berspekulasi.”

Sungmin hanya diam saja mendengar jawaban Kyuhyun, namun sesaat kemudian ia teringat akan sesuatu. “Kau tahu? Kau memiliki satu hutang padaku?”

Kyuhyun mengerutkan dahi. “Apa?”

“Taman bermain.” Sungmin akhirnya menatap pria itu. “Sebelum kita bercerai aku mau menagih janjimu yang ingin mengajakku ke taman bermain.”

“Apa? Taman bermain? Sekarang?” Tanya Kyuhyun tak percaya.

Sungmin mengangguk. “Besok kita sudah bercerai, menerima keputusan palu hakim lalu semuanya berakhir. Sebelum itu aku ingin semua masalah kita terselesaikan karena mungkin kita tak akan bertemu setelah ini.”

Kyuhyun terdiam sebentar, namun selanjutnya ia mengubah navigasi menuju taman bermain.

***

Mereka baru mendapat tempat parkir namun Sungmin sudah lebih dulu keluar dari mobil. Dengan gaun itu ia tak malu bertingkah seperti anak kecil saat melihat taman hiburan.

“Puas?” Tanya Kyuhyun saat sudah menekan alarm keamanan mobilnya.

Sungmin menggeleng. “Ayo kita lihat parade dulu, setelah itu mencoba semua wahana.”

Mata Kyuhyun membulat. “Semua wahana? Kau gila?” Tanya Kyuhyun.

“Aish cerewet. Ayo bergegas!” Sungmin menyambar lengan pria itu sebelum menariknya memasuki antrian tiket masuk, dan Kyuhyun hanya mengikuti gadis itu karena ia memang sudah berjanji, jadi yang memiliki hutang hanya bisa mengikuti permainan.

Mereka menyaksikan parade dalam sepuluh menit. Lalu Sungmin menariknya menuju kuda komedi putar, Kyuhyun tentu saja menolak. Ia memakai tuxedo seperti sekarang namun malah naik kuda untuk balita, tapi karena Sungmin memaksa akhirnya Kyuhyun mengalah.

Setelah itu Sungmin menariknya menuju rumah hantu, dan nyaris saja Kyuhyun memukul hantu yang mendekat kearah mereka.

“Kau ini benar-benar. Tak bisakah bersandiwara ketakutan? Kenapa malah menunjukkan ototmu hanya karena hantu pura-pura itu?” Sungut Sungmin saat mereka sudah berada di luar.

“Salah mereka, aku sudah bilang jangan mendekat namun tetap saja ingin mendekat.”

Sungmin geleng kepala sebentar dan tak sengaja melihat bianglala. “Terakhir.” Sungmin menunjuk arah bianglala dengan dagunya. “Setelah ini kita pulang.” Ujar Sungmin seraya berjalan menuju arah bianglala. Di belakangnya Kyuhyun hanya mengekor tanpa protes.

Mereka berbaris dengan pengunjung lain sampai beberapa menit kemudian mereka masuk ke dalam bilik bianglala.

“Semoga perjalanan kalian menyenangkan.” Paman penjaga bianglala itu tersenyum sebelum menutup pintu bilik, lalu bianglala itu mulai bergerak.

“Aku nyaris lupa jika aku pernah berjanji padamu.”

Sungmin menatap Kyuhyun yang duduk di depannya. “Karena janji denganku tak penting ya? Makanya mudah dilupakan.”

“Bukan begitu juga.” Jawab Kyuhyun. “Setelah ini apa yang akan kau lakukan?” Kyuhyun balas menatap Sungmin.

“Hm…” Gadis itu memasang wajah seolah tengah berpikir keras. “Mungkin aku akan pindah.”

“Kemana?” Tanya Kyuhyun seraya mengerutkan dahi.

“Keluar negeri. Korea Utara bagus juga.”

“Tak lucu Sungmin!”

Gadis itu tertawa sebentar mendengar jawaban ketus Kyuhyun. “Jika tak ke Beijing mungkin ke Jepang.” Jawab Sungmin lagi meralat ucapannya barusan.

“Kau pikir pindah ke luar negeri dan memulai hidup di sana itu mudah? Banyak hal yang berubah, dan beradaptasi dengan lingkungan baru juga tak mudah.”

“Ah~” Sungmin menatap kyuhyun tak percaya. “Aku tak berpikir sampai ke sana. Jika begitu pindah ke Illsan saja.” Jawabnya lagi.

“Kenapa harus pindah?” Tanya Kyuhyun.

“Agar aku bisa melanjutkan hiduplah. Malu jika terus tinggal disini.” Jawab Sungmin.

Kyuhyun diam tak menjawab, ia menatap pemandangan luar sementara bianglala mereka terus bergerak pelan, namun belum mencapai puncak.

“Kau tahu?” Kyuhyun beralih menatap Sungmin saat gadis itu buka suara. “Ada yang bilang jika berciuman disini saat mencapai puncak maka mereka akan menjadi pasangan abadi.”

“Mitos.” Jawab Kyuhyun tanpa berpikir dua kali.

“Ini sungguhan.” Ujar Sungmin lagi.

“Tak masuk akal sekali. Apa hubungannya berciuman di bianglala dengan menjadi pasangan abadi?” Tanya Kyuhyun. “Pola pikirmu itu harus dirubah. Jangan mau dibodoh-bodohi oleh ucapan yang tak jelas sumbernya dari mana.”

Sungmin hanya memajukan bibirnya mendengar ceramah Kyuhyun. Pria ini selalu bisa mematahkan anggapan-anggapan romantis seperti itu. Apa dia tak bisa bersandiwara dan menyetujui ucapan Sungmin tadi?

“Tapi kau mencium Haneul disini.”

“Apa?”

Sungmin yakin tadi ia hanya berujar dalam hati, tapi kenapa pria ini bertanya heran? Sungmin menatap Kyuhyun yang sudah mengerutkan dahi. Apa dia mengucapkan kalimat itu secara langsung?

“Aku mencium Haneul disini? Cerita aneh apa lagi itu?” Kyuhyun geleng kepala.

“Jangan pura-pura tak terjadi apa-apa, Haneul sendiri yang bilang ke Ryeowook dan Eunhyuk saat kalian akan pulang pada waktu itu.”

“Nah ini, sudah kukatakan kau rubah pola pikirmu. Jangan asal percaya, apa lagi hanya mendengar cerita dari satu pihak.” Dengus Kyuhyun.

Sungmin diam tak menjawab. Ada banyak sekali hal yang berkecamuk dalam benaknya hingga Sungmin tersenyum sebentar. “Akhirnya…”

Kyuhyun menatap gadis itu seraya mengerutkan dahi. “Akhirnya?” Tanya Kyuhyun.

“Ya.” Sungmin balas menatap pria itu seraya tersenyum. “Pada akhirnya kita akan bercerai juga. Setelah ini selesai mungkin aku tak bisa menatap matamu, menyapamu, dan bahkan bertemu denganmu.”

“Kenapa?” Tanya Kyuhyun tenang.

“Kau juga berlaku begitu dengan mantan-mantan istrimu.” Jawab Sungmin.

“Itu karena mereka tak di kampus yang sama.” Kyuhyun mengangkat kedua bahu.

“Dan sebagai sahabat, aku berharap setelah ini kau akan bertahan dengan Haneul. Cukup aku saja yang terakhir kali kau ceraikan. Jangan ada yang lain. Kau harus membuka diri, buka hatimu dan terima cinta yang diberikan orang lain.”

“Ah~ kau sedang menasehatiku sebagai sahabat ya?”

“Iya. Aku peduli padamu.” Gadis itu kembali tersenyum saat tatapan mereka bertemu. Namun saat Sungmin menatap pemandangan di belakang Kyuhyun ia baru sadar akan sesuatu. “Kita nyaris berada di puncak.” Ujar Sungmin antusias.

“Kekanakan.” Ejek Kyuhyun seraya menatap pemandangan luar.

“Aku semakin yakin kau akan bertahan dengan Haneul, karena kalian berciuman di bianglala saat tepat berada di pun…”

Mata Sungmin membulat, kalimatnya terputus saat Kyuhyun tahu-tahu menariknya dengan satu sentakan. Sungmin terduduk di pangkuan pria itu dan belum hilang rasa terkejutnya, Kyuhyun sudah lebih dulu membungkam Sungmin dengan ciuman yang kuat.

Mata Sungmin masih terbuka karena terlalu kaget saat Kyuhyun menjauhkan bibir mereka, tapi untuk beberapa inci saja. Sungmin bisa merasakan hembusan napas pria itu mengenai wajahnya. Saat tatapan mereka bertemu dan tak ada yang buka suara sama sekali, di saat itu juga Sungmin berperang dalam otaknya. Mungkin ia tengah bermimpi, tak mungkin sekali Kyuhyun menciumnya lebih dulu terlebih lagi mereka akan bercerai besok. Tak mungkin, tak mungkin. Kenapa Sungmin bisa memikirkan masalah ciuman? Padahal ia tak meneguk alkohol tadi saat di pesta.

“Aku hanya menciummu.”

Sungmin yang sempat ling-lung akhirnya kembali menatap pria di depannya.

“Hanya kau.Tak ada gadis lain.”

Suara Kyuhyun seperti bisikan, namun terdengar jelas di pendengaran Sungmin. Tidak mungkin, tidak mungkin! Bagaimana bisa ia mendengar Kyuhyun mengatakan hal manis itu. Sangat memabukkan dan tentu saja tak masuk akal sama sekali.

Namun sekali lagi belum hilang rasa terkejut Sungmin, pria itu sudah memeluk pinggangnya lalu kembali menyatukan bibir mereka.

Sungmin merasa, dia adalah perempuan terbodoh di dunia sekarang, karena dia tak ada niat untuk menolak ciuman itu, padahal mereka besok akan menjalani sidang perceraian.

Bukankah ini lucu?

.

T. B. C

.


143 respons untuk ‘FF \ KYUMIN |AT THE LAST | EIGHTH CHAPTER/ GENDER SWITCH

  1. Yaaahhhh kenapa harus tbc sii, tanggung banget ya allah 😪😪 haneul minta di hajar tuh, kyumin pliss jangan cerai yaa, udah langsung ungkapin aja klo saling mencintai gituu 😚 ya ampun, bikin penasaran banget cerita kelanjutan nya gimana….
    Di tunggu next chap nya eonni, klo bisa update cepat….. Semangatt…

  2. Akhirnya ada jg karakter yg bisa nampol tuh si haneul secara gk langsung..terimakasih ryewook dan eunhyuk sdh menyadarkan rubah betina soal posisinya sebagai pelakor😃😄 malu malu dah lu disitu haneul..
    Berharapnya semua terselesaikan dibianglala..kesalahpahaman dan pengakuan kuharap mereka bisa mengutarakannya..

    Kyu dan ming harus bahagia..gk boleh cerai dan berpisah!

  3. Naaaah…, Ini baru Kyuhyun, asal tarik, langsung cipok akan…
    Khas Kyuhyun banget…
    Setelah ini langsung tarik ke kamar, hajaaaar…..

  4. Akhirnya,,,, ciuman pun terjadi..
    Nunggu chap berikut’y rasa’y bnar” gak sabar,,,khawatir dg hubungan mreka,,mgkn akn benar” berakhir atau kembali terjalin berkat ciuman di puncak bianglala.. Tapi masih berharap ada konflik,, biar kisah mereka gak berjalan mulus seperti yg diharapkan..
    Moga masih ada kisah Ming sm Jungmo,,,biar gak cpet Ending…😊😊😊😊
    Lanjut beb,,,masih tetap setia menunggu chap berikut’y… Hwaiting 💪💪💪💪💪

  5. Mwheheheeee 😁😁
    Sungmin antara syok dan bahagia kaya nya
    Tinggal nunggu dua2 nya saling menyatakan cinta, bersatu deh. No cerai cerai yes

    Jadi pengen naik bianglala -(kemidi puter maksudnya 🤣🤣)

  6. Yosshhh di sela2 meeting yang membosankan aku sempatkan buat baca ff mu ini hahahaha .
    Mampus tuh si haneul,di buat malu wkwkwk. Mau buat malu Sungmin malah dia yg makin malu.
    Semoga mereka ga jadi cerai yaa. Semoga saling jujur dengan perasaan masing2 😊😊

  7. Aduhhhhh udah lama gak baca ff teh melanie, akhirnya rasa kangen ke kyumin terobati lewat ff ini huhuhu. Kenapa Citra kyuhyun harus cerai beberapa kali dulu baru dia beneran sadar kalau Cinta sama sungmin -.- taapiii kan gak seru ya kalau cerai? Kudu happy ending pokoknya yaaaa sampe punya baby lah yaaa biar bonus wkwkkwkw. Semangatttt

  8. Ya Allah gereget bgt baca nya , knpa hrus TBC lagi
    Kurang pnjang eonniiiiii
    Hehehe
    Psngan kyumin bakalan abadi
    Dan sungmin adalah last wife buat kyu
    Next next eon

  9. Gak rela ini cerita bakal nympe akhir jugaa 😫😫 kenapa cepet bgt sih kak mel mau endinggnyaaa….

    Kak please sering2 ya update cerita kyumin yng barun nannti :((( 🙏

      1. Pasti ada Yang yg baca dong kak melll ….
        Kak mel gak lihat kah para joyers maraung raung bahagia ketika kk update nih cerita 😄😄😆😆

        Cerita buatan kak mell tuh yang paling dinanti2 tau gak sih kak hehe

  10. Ohhmygodd 😍 ayolahh kyumin, hapus semua gengsi kalian.. Bntar lagi baikkan nihh, smoga gak jadi cerai 🤗 gak tega liat kyumin pisahhh ☹️

  11. Lagi seru-serunya “TBC” omg ka melanie🙀
    Bumerang buat haneul udah tau ming punya 2 ibu peri pake buat masalah.
    Kirain ming lupa sama janjinya kyuhyun yg ngajak ke taman bermain eh di tagih bener ini,ayo kyu jangan kasih kendor baru tangannya sungmin di tarik jungmo aja udah kayak mau perang dunia ke 3 gimana kalo jadi cerai terus sungmin jadi pindah,masih mending kalo cuma pindah domisili lah kalo pindah ke lain hati habis sudah harapan.

  12. Ya ini lucu
    Disaat romantis kebaperan sama kyumin malah muncul Tbc waaaahhhh kau menganggu heyyy
    Ayoo kyuu pertahankan ming
    Jangan lepaskan
    Nanti dia pindah lhooo dan kalian gak bisa ketemuu

    Next chapt kakak 😍
    Semangat yaa ^^

  13. Aiihhh momennya lg bagus bgt itu malah tbc 😦
    Kesian haneul dipermaluin depan umum, yg sabar ya mba nya
    Lanjut eon, ditunggu bgt 😍

  14. Kaaaakkk aku baru sempet bacaa dari chapp 7 nyaa huhuhu aku langsung komen disini aja yaa ><

    Aku puass bangett sama chapp 7 kemarin dan makin puas di chapp 8 ini gegara liat Haneul kena "gamparan" halus hihihi

    Sukaa sama mamisnya KyuMin disini~ Kyuhyun so sweet kebangetaan hahahah aku suka tipe" pria model Kyu gini wkwkwkwk tapi aku masih berharap kalo masih ada konflik buat KyuMin biar nggak terlalu mulus dan biar nggak cepet tamat juga wkwkwkwk kayak boleh tuh ditambah konflik dengan moment Sungmin-Jungmo kaak 😂😂
    Sumpaah aku tuh suka banget liat Kyuhyun kepanasaan hahahaahaha tapi beneran aku suka bangett FF mu.. manisnya nggak berlebihan, cheesy cheesy gimanaa gitu.. luccuuukkk 😆😆

    Nggak sabaaar pingin baca lanjutannyaa.. semoga bisa update kilaat kaak.. ditunggu teruuss 😘😘😘😘

    1. Lagi lagi tbc nya ganggu iih.. 😭😭
      Yakin bgt dah mreka gk bakalan cerai..
      Ayo kyuu.. Min… Ungkapkan perasaan kalian masing2 yg sebenarnya. Jgn di pendam teruus.

  15. Yang benar saja kata “bukankah ini lucu?? ” aku jawab “tidak, ini sedih 😢” aku harap part slanjutnya sungmin nangis dan menyatakan cintanya jd tidak ada perceraian… Plisss mreka hanya miss comunicating, miss understanding.. Bagian terlucu pas yesung terpana dgn kemaraha ryeowook 😅😅

  16. Aaahhhh andweee knp TBC???? Huwaaahhhh kyuhyun daebak, eh author ding yg daebak bikinperan kyuhyun jd begitu, hihihihi aduuh nunggu lg lanjutannya, semoga bisa panjang ni ff, jgn end kl bisa jd series

  17. Apanya yang lucu sih Min? Aku aja gak ketawa kok malah seneng kamu dicium romantis sama Kyuhyun🤭 fix, besok perceraiannya pasti bakalan dibatalin😆

  18. So sweet 😗😗😗😗…. ah… mel knp selalu tbc di waktu yg tepat sih …. 😣😣😣 jd penasarannya bertambah jd tingkat dewa… tp gak apa karena part ini begitu manis 🤗🤗 jd aku akan sabar menunggu.😇😇 dan semoga kyumin gak jd bercerai. Wah fellnya dapat banget jd baper ni jdnya.. tanks ya mel 😙😙😙 💖💖💖💗

  19. Masih kuraaangggg panjaannggggg

    Ini scene romantiss yg aku tunggu tunggu 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 pengen jadi sungmin kalo adegan nya kaya gini ☺☺☺ bikin meltiiinnngggggg

  20. Yeayyy…
    Tuh tuh kannn
    Pnasaran ihh.. Apkah udah trjadi sesuatilu pd mlam itu sma kyumin hihi
    ,, haha ngakak aku sma nyuk & wook mntep dahhh
    Ayo sembur lgi aka tu cwe ulernya hihihi
    Msihh, Pnsaran ngp coba kyu cerai berulang”

    Lnjut chinguuu
    Semangatsss💙

  21. Endingnya macam apa itu? Nanggung kak *eh
    Apa mereka bakal bercerai bsk?

    Mereka ini berantem terus ya 😂 pdhl saling mencintai knpa gak terus terang saja biar kelar masalah~~

    Ditunggu chapter selanjutnya kak ^^

      1. Kabar saeng sangat, super-duber baik habis baca ff eonni hehe…tapi kok tbc pas di klimaks cerita huhu. Potek hati saeng… oh tentu jelas saeng kangen eonni juga! Apalagi FF KYUMIN hihih♡♡♡

  22. haduhhhhh tanggung amat sih minnn terusin napa …

    senang tapi sedih .. bahagia tapi getir hati ini.. apa ini sakit tapi tak berdarah ya 🤔🤔🤔

  23. Wahhh daebak eonn bikin aku tiba2 mewek terhuraa huhu bner2 puncak inti klinaks yg akuu harepin hehe ciee kyumin wqwq udah plg2 lanjut so sweet2nya dah hehee lnjutt huhuuu sukak sekali

  24. Yakin banget deh Kyuhyun ga bakal setuju cerai ini mah, dia kan cinta mati ditambah pakai topeng persahabatan demi bisa dekat sama sang pujaan hati.

    Tapi kok nyesek ya baca part ini wkwk

  25. Kenapa ya aku selalu suka dan gak pernah bisa move on sama ff mu eon. Seingetku aku baca ff mu dari jaman kiss kiss kiss anjir itu lama banget. Eon sering” update yaa semua cerita mu itu buagusss banget

  26. Uhhh Eunhyuk dan Wookie emang sahabat terbaik. Akhirnya bisa membungkam itu mulut Haneul.
    Akhirnya juga Kyuhyun mulai mengakui perasaannya ke Sungmin… jauh2 deh itu kata cerai.

    Ka Melani emang the best deh kalo bikin ff.
    Sukses banget bikin yang baca terbawa suasana..
    Kan jadi ketagihan bacanya..

  27. Widiiiii kekeuh amaaat nenek satunini pen banget cuxunya cerai. Gemesh bangetttt kyum n cekcoknya kok jdi unyu gituuuu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.