FF \ KYUMIN |YOUNG LADY | FIFTH/ GENDER SWITCH

Sejak insiden penghinaan itu, Sungmin sama sekali tak bertegur sapa dengan Kyuhyun. Sungmin tahu jika malam ini Kyuhyun akan pergi ke pesta Jungmo tanpa mengajaknya. Jangankan mengajak, bertanya saja pria itu enggan. Awalnya Sungmin tak berminat, namun melihat bagaimana marahnya Kyuhyun nanti saat melihatnya di pesta membuat Sungmin tambah bersemangat. Baca lebih lanjut

Iklan

FF \ KYUMIN |YOUNG LADY | FIRST / GENDER SWITCH

Sungmin tengah melakukan serangkaian perawatan kecantikan. Setelah dipijat selama beberapa jam kini ia berendam dalam bak mandi berisi susu putih. Sejak satu jam terakhir pula tak ada yang berani mengganggunya. Jika ia marah maka rumah bak istana ini akan hancur seketika. Di istananya Sungmin bebas berbuat sesuka hati. Memerintah, memaki bahkan memecat pelayan yang tak becus bekerja bisa ia lakukan dengan mudah. Baca lebih lanjut

KYUMIN FANFICTION \ THE FUTURE | GS / CHAPTER 15 [LAST CHAPTER]

Heechul menatap punggung Leeteuk dengan tersenyum.

“Jangan sok sibuk lagi. Bahkan baju-baju itu sudah tertata rapi di lemarimu sejak seminggu yang lalu.” Ejek Heechul.

“Kau berisik sekali.” Jawab Leeteuk masih berkutat dengan pakaian dilemarinya. Baca lebih lanjut

KYUMIN FANFICTION \ THE FUTURE | GS / CHAPTER 14

Langkah dua pasang kaki kecil itu terdengar disepanjang jalanan sepi yang mulai semakin sore.

“Kenapa Hyemi merasa saat-saat seperti ini pernah terjadi?”

Sosok yeoja kecil itu mulai membuka suara yang sejak tadi tak terdengar. Baca lebih lanjut

KYUMIN FANFICTION \ THE FUTURE | GS / CHAPTER 12

Sejak tadi tak ada pembicaraan yang tercipta diantara dua orang yang masih terlihat canggung itu meskipun sang yeoja terus saja memeluk leher namjanya erat.

“Kenapa lama sekali? Kau tak bisa berjalan ya?” Yeoja itu membuka obrolan diantara mereka terlebih dahulu. Baca lebih lanjut

KYUMIN FANFICTION \ THE FUTURE | GS / CHAPTER 11

Matahari semakin condong ke barat dan tak urung suasana gelap mulai melingkupi daerah itu.

Derap langkah pelan perlahan mulai terdengar disepanjang gang yang sempat sunyi tadi.

Sesekali sang pemilik langkah melirik sosok yang tengah  menyandarkan dahi di bahunya itu. “Apa kau tertidur?” Baca lebih lanjut